
MANADO, BeritaManado.com — Dalam dua bulan terakhir, anggota DPR RI Dapil Sulawesi Utara dari Fraksi Partai Golkar, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), menunjukkan kiprah sangat aktif sebagai wakil rakyat melalui rangkaian agenda padat di Komisi VI DPR RI dan kegiatan langsung di daerah.
Berbagai rapat, kunjungan kerja, dan kegiatan sosial yang diikutinya menegaskan komitmen CEP dalam mengawal program Asta Cita Presiden sekaligus memperjuangkan kepentingan konstituen Sulut.
Maraton Kerja Awasi BUMN
Dalam dua bulan terakhir, CEP tercatat berulang kali terlibat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan Focus Group Discussion (FGD) bersama jajaran direksi BUMN strategis seperti PT Garuda Indonesia, PT Freeport Indonesia, PT Danantara Asset Management, hingga BUMN sektor transportasi udara lainnya.
Melalui forum-forum tersebut, ia ikut mengawal evaluasi kinerja, roadmap usaha 2026, hingga proses restrukturisasi dan penguatan tata kelola perusahaan agar lebih transparan, profesional, dan berorientasi pelayanan publik.
Khusus di sektor aviasi, CEP hadir dalam Kunjungan Kerja Komisi VI ke Provinsi Banten untuk mengecek kesiapan BUMN transportasi udara menghadapi periode libur Natal dan Tahun Baru, dengan fokus pada keselamatan, pelayanan, dan kelancaran arus penumpang.
Komitmen pengawasan ini sejalan dengan mandat Komisi VI yang membidangi urusan BUMN, perdagangan, dan sektor-sektor strategis lain penopang ekonomi nasional.
Serius Garap Regulasi Persaingan Usaha dan Konsumen
Selain pengawasan BUMN, Christiany Eugenia Paruntu juga aktif dalam pembahasan regulasi penting terkait persaingan usaha dan perlindungan konsumen.
Bersama Tim Panja RUU Larangan Praktek Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat, ia mengikuti kunjungan kerja ke Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran untuk menyerap masukan akademisi, regulator, dan pelaku usaha.
Langkah ini bertujuan menyempurnakan perubahan ketiga UU No. 5 Tahun 1999 agar lebih relevan dengan tantangan ekonomi kekinian dan mendorong iklim usaha yang sehat dan adil.
Komisi VI juga melakukan kunjungan ke Universitas Hasanuddin Makassar untuk membahas RUU Perubahan atas UU Perlindungan Konsumen, menghadirkan pakar hukum, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan terkait.
Melalui rangkaian dialog ini, CEP dan rekan-rekan di Komisi VI ingin memastikan regulasi baru betul-betul berpihak pada masyarakat dan memperkuat posisi konsumen di tengah dinamika pasar.
Kunjungan Kerja Industri Maritim dan Koperasi
Dalam rentang dua bulan itu, Christiany Paruntu juga ikut dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI ke Surabaya yang menyasar Danantara Asset Management, PT PAL Indonesia, dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).
Kunjungan ini menjadi momentum memperkuat pengembangan industri pertahanan maritim, modernisasi galangan kapal, dan peningkatan layanan kepelabuhanan sebagai bagian dari upaya mendorong kemandirian industri nasional.
Di sisi lain, isu koperasi tak luput dari perhatiannya. Sebelumnya, CEP dikenal vokal soal penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan akses pembiayaan yang lebih adil bagi koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat.
Melalui rapat-rapat di Komisi VI, ia mendorong pendampingan profesional, digitalisasi koperasi, serta penguatan tata kelola agar koperasi benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan yang sehat dan berkelanjutan.
Turun ke Amurang Gaungkan Infrastruktur Hijau
Tidak hanya berkutat di Senayan, dalam dua bulan ini CEP juga turun langsung ke daerah pemilihannya.
Salah satu agenda penting adalah Sosialisasi Infrastruktur Hijau dalam Penanganan Pencemaran Pesisir dan Laut yang digelar di SMA Negeri 1 Amurang, Minahasa Selatan, sekaligus peresmian fasilitas IPAL–MCK bantuan Kementerian Lingkungan Hidup.
Kegiatan itu dihadiri jajaran pemerintah daerah, Kapolres Minsel, tokoh masyarakat, serta para pelajar sebagai generasi muda yang diharapkan menjadi garda depan menjaga lingkungan.
