Ditulis oleh redaksi
Agama dan Pendidikan
Sep 2, 2010

Fakultas Ekonomi Unsrat
PENDIDIKAN - Pemerintah memberikan bea siswa Program Bidik Misi tahun 2010 kepada 300 mahasiswa kurang mampu dan bea siswa program Mapalus kepada 94 mahasiswa baru di Universitas Samratulangi Manado.
Namun menurut Rektor Unsrat, DR Donald Rumokoy, perolehan IP mahasiswa penerima bea siswa harus memenuhi ketentuan fakultas program study masing-masing selama 10 semester.
“Apabila tidak mencapai IP sesuai ketentuan fakultas bersangkutan maka mahasiswa tersebut akan diberhentikan dari program itu, sebaliknya harus membayar semua biaya kuliah,” terang Rumokoy.
Lanjut Rumokoy, program beasiswa kepada mahasiswa kurang mampu berprestasi adalah bentuk perhatian pemerintah untuk menjamin pendidikan yang bermutu bagi anak didik.
Ditulis oleh redaksi
Agama dan Pendidikan, Hukum dan Kriminalitas
Sep 2, 2010

Kantor Pusat Unsrat
Manado - Kasus dugaan korupsi di lingkungan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, yang dilaporkan langsung Sulut Corruption Watch (SCW) kepada Jaksa Agung Hendarman Supandji SH, saat melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut 2009 lalu, tidak didiamkan begitu saja. Malah informasi yang diterima menyebutkan, pihak Kejagung akan segera menetapkan tersangka.
Terbuki, menurut Ketua NSCW Harold Lumempouw SH, laporan terkait dugaan korupsi di beberapa fakultas yang ada di Unsrat, diantaranya Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) dan Hukum, telah ditindaklanjuti tim khusus yang dibentuk Jaksa Agung.
“Kasus dugaan korupsi yang kami laporkan ke Jaksa Agung lalu, ternyata tidak diam tetapi sementara ditindaklanjuti Kejagung. Beberapa pejabat dikabarkan telah diperiksa tim khusus Kejagung. Malahan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI telah diterima Kejagung. Saya mendapat kabar dalam waktu dekat tersangkanya sudah akan ada,” ungkap Lumempouw, Rabu (01/09), sebelum bertolak ke Jakarta untuk mengecek laporan itu. Ditambahkannya, sebelum ditangani Kejagung, pihaknya telah melaporkan kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Manado dan Kejati Sulut.
“Saya sangat mengapresiasi kinerja Jaksa Agung yang mau menindak-lanjuti laporan dugaan korupsi di Unsrat, yang kami laporkan 2009 lalu,” tandas Lumempouw sembari menyebut ini merupakan hadiah terindah buat Fakultas Hukum Unsrat yang akan merayakan dies natalis pada Kamis (02/09/10) hari ini.(IS)
Ditulis oleh redaksi
Agama dan Pendidikan, Berita Utama
Sep 1, 2010

Anggota Dekot Manado, Widjayanto Patonti SE
MANADO – Tinggal 10 hari lagi, Umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Fitri. Hari yang dinanti-nantikan sebagai hari kemenangan melawan segala godaan dosa melalui ibadah puasa satu bulan penuh.
Anggota Dekot Manado, Widjayanto Patonti SE tak lupa menghimbau kepada segenap kaum muslim agar tetap menjaga makna Bulan Suci Ramadhan yang penuh hikmat dan berkat.
“Tinggal sepuluh hari lagi kita menjalani ibadah puasa. Dalam sebuah Hadits, sisa sepuluh hari ini dikatakan pembersihan dari segala dosa. Jadi manfaatkan sisa sepuluh hari ini dengan melakukan amal ibadah dan kegiatan-kegiatan sosial agar saat Idul Fitri nanti kita menjadi orang yang fitrah. Itulah harapan Allah SWT dan harapan Nabi Muhammad,” tutur Patonti. (JRY)
Ditulis oleh redaksi
Agama dan Pendidikan
Aug 31, 2010

Ketua PHBI Manado, Amir Liputo (Foto BM)
MANADO – Ketua Pengurus Hari Besar Islam (PHBI) Kota Manado, Hi Amir Liputo, meminta kepada semua penaggung-jawab lokasi pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1431 H untuk memasukkan nama-nama petugas Khatib dan Imam yang akan bertugas pada Hari Raya Idul Fitri nanti.
“Batas pemasukkan nama-nama tanggal 3 September, kemudian dibahas PHBI sebelum ditentukan nama-nama yang akan bertugas, sekaligus antisipasi lokasi Sholad Ied yang belum memiliki khatib,” ujar Musa yang juga anggota Dekot Manado.
Lanjut menurut Musa, PHBI juga akan melaksanakan rapat untuk membahas pelaksanaan pawai takbiran sebelum Idul Fitri.
Ditulis oleh redaksi
Agama dan Pendidikan, Berita Utama
Aug 23, 2010

Retreat PP/MG KGPM di Pantai Indah Kalasey (Foto BM)
MANADO – Dalam rangka pemantapan pelayanan dan penyatuan persepsi hasil Sidang Raya XXXII, Pucuk Pimpinan dan Majelis Gembala (PP/MG) Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM), melaksanakan retreat awal pelayanan, Sabtu (21/08) di Pantai Indah Kalasey.

Paling Depan, Ketua Majelis Gembala KGPM, Gbl Joppy Laloan SH MH (Foto BM)
Dipimpin Sekretaris Umum KGPM, Gbl Fetrisia Aling SH MH, berbagai kegiatan retreat dari pengenalan, simulasi dan hiburan menyanyikan kidung pujian.
“Kegiatan ini diikuti pimpinan Pucuk Pimpinan, Majelis Gembala, Aparat-aparat dan Biro-biro pelayanan,” ujar Gembala Aling.
Ketua Pucuk Pimpinan KGPM, Gbl Tedius Kuemba Batasina diawal acara mengatakan, pentingnya penyatuan persepsi serta sinkronisasi kegiatan mengawali periode pelayanan.
“Selain komitmen, harus ada kerja-sama dan solidaritas antar sesama pelayan, tujuannya hanya untuk memuliakan Tuhan,” tutur Batasina. (JRY)
Ditulis oleh redaksi
Agama dan Pendidikan, Berita Utama
Aug 18, 2010

Guru SMPN-1 Manado, Ketua Panitia Robby Lumi (Pakai Putih) (Foto BM)
MANADO - Dalam rangka memeriahkan HUT Proklamasi RI ke-65, 17 Agustus 2010, sekolah bertaraf internasional SMP Negeri 1 Manado, menggelar aneka kegiatan olahraga dan kesenian berupa pertandingan basket dan futsal antar kelas, Spensa Idol serta kegiatan kreasi lainnya.

Sekolah Bertaraf Internasional, SMP Negeri 1 Manado di Jalan W.R Supratman, Komo Dalam (Foto BM)
“Kegiatan tahunan yang kami lakukan juga ada lomba kebersihan dan penataan kelas. Banyak kreasi yang dimunculkan para siswa yang menambah kepedulian mereka terhadap lingkungan hidup,” ujar Ketua Panitia tahun ini, Drs Robby Lumi kepada beritamanado.
Tujuan pelaksanaan kegiatan menurut Lumi yaitu, menumbuh-kembangkan rasa solidaritas untuk menciptakan kondisi pertemanan yang indah antar sesama siswa dan mengingatkan nilai-nilai luhur para pejuang bangsa. Sementara untuk kegiatan olahraga bertujuan meningkatkan kesegaran jasmani siswa agar tetap sehat dan memiliki spirit belajar.
“Mereka harus sadar bahwa cara mengisi kemerdekaan dengan giat belajar dan berusaha menggapai masa depan gemilang,” tutur Lumi.
Kegiatan kreasi lain yang dilaksanakan adalah debat siswa yang bertujuan meningkatkan daya pikir kritis siswa dan pengetahuan bahaya penggunaan obat-obat terlarang seperti narkoba dan obat psikotropica lainnya. (JRY)
Ditulis oleh redaksi
Agama dan Pendidikan, Berita Utama, Kota Manado
Aug 17, 2010

Upacara Penurunan Bendera di Halaman Kantor Gubernur, 17/08 Sore (Foto BM)
MANADO - Setelah pengibaran bendera pagi hari, upacara penurunan bendera merah-putih hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-65, tahun 2010, lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di halaman Kantor Gubernur Sulut.
Upara dimulai pukul 17.00 WITA, dihadiri PNS, pejabat pemerintahan, juga unsur TNI, Polri dan Pelajar.
Diiringi kelompok paduan suara Pelajar SMP Pax Christy Manado, menyanyikan lagu nasional, Syukur, Maju Tak Gentar dan Tanah Airku. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kejati Sulut, Arnold Angkouw.
Tim Paskibraka Sulut yang bertugas, pemegang baki Stevani Tansil, siswi SMAN-1 Tamako Sangihe, penggerek bendera Gerry Lintang, siswa SMAN-2 Bitung, Melki Supit dari SMAN-1 Pusomaen Minahasa Tenggara dan David Ransun dari SMA Kristen 2 Tomohon. (JRY)
Ditulis oleh redaksi
Agama dan Pendidikan, Berita Utama
Aug 16, 2010

Museum Negeri Sulawesi Utara di Jalan W.R Supratman, Kelurahan Komo Dalam, Manado (Foto BM)
MANADO - Museum merupakan salah-satu sarana penunjang pendidikan dan pariwisata. Namun keberadaannya semakin dilupakan seiring perkembangan zaman.
Tidak banyak masyarakat terutama kaum muda yang masih menjadikan museum sebagai sarana dan fasilitas menambah wawasan dan pengetahuan. Mall, Bioskop, Cafe dan tempat-tempat hiburan yang menyemut di Kota Manado menjadi tempat favorit kaum muda saat ini.
Beberapa anak muda yang sempat ditanya beritamanado, ternyata sebagian besar mengaku belum pernah mengunjungi Museum dan hanya sedikit yang pernah mengunjungi pusat pendidikan dan kebudayaan ini.
“Saya pernah masuk museum waktu masih SD, tapi hanya sekali,” tutur Melisa Watung, gadis remaja warga Mahakeret Barat.
Sangat ironis disaat pemerintah mendengung-dengungkan peningkatan pendidikan dan Sulawesi Utara menjadi daerah tujuan wisata, keberadaan museum mulai terpinggirkan.
Ada satu pernyataan menarik dalam sebuah buku mengenai turism. “Jika anda tidak memiliki banyak waktu untuk mengenal daerah yang ada kunjungi atau daerah yang anda tempati, maka cukup datang ke museum untuk mengenalinya.
Pertanyaan, apakah kita mengenal setiap daerah yang pernah kita kunjungi atau bahkan tanah Toar-Lumimuut ini tidak sempat kita kenali. Mungkin kita hanya mengenal Mantos, Megamall, IT Center dan tempat-tempat karaoke.
Makanya, kenali tanah Toar-Lumimuut ini dengan cara mengunjungi Museum Negeri Sulawesi Utara, Jalan W.R Supratman, di Kelurahan Komo Dalam, dekat SMPN-1 Manado. (JRY)
Ditulis oleh redaksi
Agama dan Pendidikan, Berita Utama
Aug 10, 2010

Presiden USA, Barack Obama
MANADO – Gubernur Sulut, Drs SH Sarundajang mengatakan eksplorasi laut Sangihe-Talaud menggunakan kapal riset National Oceanic Atmospheris Administration (NOAA), Okeanos Explorer, mendapat pujian Presiden Amerika Serikat, Barack Obama.
Menurut Sarundajang, misi eksplorasi ini berhasil menemukan 30 species baru di perairan Sangihe dan Talaud.
“Presiden Obama melalui Dubes untuk Indonesia mengucapkan selamat kepada pemerintah dan masyarakat Sulut. Keberhasilan misi ini berkat kerjasama banyak pihak,” ujar Sarundajang.
Ditulis oleh redaksi
Agama dan Pendidikan, Berita Utama
Aug 9, 2010

Ketua Pemuda KGPM, Pnt Steven Lintong ST (Paling Kanan) (Foto Beritamanado)
MANADO - Aksi penyerangan yang dilakukan sekelompok massa yang mengaku Front Pembela Islam (FPI) terhadap ratusan jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) saat beribadah di Bekasi Timur, Minggu (08/08) kemarin, mendapat kecaman beberapa pimpinan pemuda Gereja di Sulut.
Menurut Ketua Pemuda KGPM, Pnt Steven Lintong ST, aksi penyerangan FPI kepada jemaat yang sedang beribadah adalah pelanggaran serius dan sangat menodai asas kebebasan beragama di Indonesia.
“Negara ini menjamin kebebasan untuk memeluk agama dan keyakinan sesuai Pancasila sila pertama. Indahnya negara ini karena keberagaman suku dan agama. Saat ini ada kelompok tertentu yang ingin merusak Bhinneka Tunggal Ika. Ini tidak boleh dibiarkan!” ujar Lintong kepada beritamanado, Senin (09/08) pagi.
Sementara Ketua Pemuda GMIM, Pnt Billy Lombok, menyoroti kinerja aparat kepolisian yang tidak bisa mengamankan jemaat HKBP yang sedang beribadah.
“Aparat kepolisian terkesan membiarkan aksi anarkis FPI yang menyerang jemaat HKBP. Aksi anarkis ini harus diusut tuntas oleh pihak kepolisian,” tegas Lombok.
Kedua tokoh pemuda ini berpendapat sama, pemerintah lambat menyelesaikan setiap persoalan yang dilakukan kelompok-kelompok tertentu yang mengganggu bahkan mengancam keselamatan jemaat gereja. (JRY)