
Bitung – Veronica salah satu guru di SMA Negeri Kota Bitung heran dengan sitem Bank Sulutgo yang tidak sama dengan bank pada umumnya.
Ibu tiga anak ini mengaku masih memiliki saldo hingga Rp5 jutaan di rekening tapi tak bisa ditarik atau diambil, baik itu menggunakan ATM maupun menggunakan buku tabungan.
“Beberapa hari lalu saya mengecek gaji dan hendak menarik uang untuk membeli keperluan sehari-hari, tapi tak bisa ditarik padahal masih ada saldo Rp5 jutaan,” katanya, Rabu (14/06/2017).
Awalnya Veronica beranggapan ATM mengalami gangguan sehingga ia ke salah satu bank pembantu dengan tujuan menarik uang menggunakan buku tabungan.
“Tetap tidak bisa dengan alasan saldo saya diblokir dan hanya bisa melakukan transaksi pengecekan saldo,” katanya.
Rupanya bukan hanya Veronica yang tak bisa melakukan transaksi penarikan saldo, tapi sejumpah guru SMA dan SMK di Kota Bitung juga bernasib sama.
“Aneh tapi nyata, saldo masih ada tapi tak bisa kami ambil. Padahal itu gaji kami untuk membiayai kebutuhan sehari-hari,” katanya.
Wakil Kepala Cabang Bank Sulutgo Kota Bitung, Jeffry Areros saat dikonfirmasi menjelaskan, terblokirnya gaji guru di rekening yang tidak bisa ditarik melalui ATM karena system yang telah mengaturnya demikian.
“Nasabah tersebut sangat besar kemungkinan masih memiliki angsuran pinjaman di Bank Sulutgo yang belum terpotong sehingga terafiliasi dengan system pinjaman yang memblokir dana mereka,” jelasnya.
Jeffry memastikan, jika nasabah tersebut tidak memiliki pinjaman dan tidak sementara mengangsur maka tidak akan terblokir.
“Kita punya pengalaman beberapa waktu lalu, saat Gaji tersebut ditransfer ke rekening dan belum terpotong, maka nasabah yang melihat ada saldo cukup besar di rekeningnya langsung menarik seluruhnya,” katanya.(abinenobm)