
Minahasa, BeritaManado.com – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara (Sulut), Voucke Lontaan secara tegas mengatakan bahawa Christian Tangkere adalah Ketua PWI Kabupaten Minahasa yang sah.
Hal itu disampaikan Voucke menyusul informasi yang beredar terkait Pelaksana Tugas (Plt) Kepengurusan PWI Kabupaten Minahasa.
“Tidak ada Ketua PWI Minahasa selain Christian Tangkere. Itu sesuai hasil Konferensi PWI yang sah, bukan abal-abal,” ucap Voucke.
Voucke menerangkan bahwa PWI yang sah adalah pengurus yang tercantum dalam AHU Kemenkumham.
“Tanya ke yang mengeluarkan SK PLT PWI Minahasa, apakah mereka ada AHU Kemenkumham?,” kata Voucke.
Apabila alasannya terkait Konferensi Luar Biasa (KLB), Voucke katakan, KLB tersebut tidak sesuai aturan organisasi alias cacat hukum.
“KLB itu sah jika korum. Yang mereka akui itu hanya dihadiri delapan pengurus Provinsi. Yang tau organisasi pasti paham,” terang Ketua PWI Sulut dua periode itu.
Ia berharap, masyarakat termasuk Pemerintah Kabupaten Minahasa bijak dalam menilai siapa yang sah dan mana yang abal-abal.
“Kita ini berjalan sesuai aturan. Bukan berjalan di balik kepentingan pribadi, atau segelintir orang yang sakit hati, padahal tidak sesuai koridor,” semburnya.
Di sisi lain, Voucke mengimbau, anggota PWI Sulut khusus Kabupaten Minahasa untuk tidak terprovokasi dengan pergerakan oknum-oknum yang dinilainya tidak paham organisasi.
“Sekali lagi saya tegaskan, Christian Tangkere dan kawan-kawan masih pengurus PWI Kabupaten Minahasa yang sah,” tukas Voucke.
Sementara Ketua PWI Minahasa, Christian Tangkere menjelaskan, sampai saat ini, Pengurus PWI Kabupaten Minahasa tidak ada perubahan sesuai SK PWI Sulut No.08/SK/PWI-SULUT/XI/2022, sesuai hasil Konferensi (Pemilihan) periode 2022-2025 yang akan berakhir pada bulan November 2025 mendatang.
“Saya dilantik oleh Ketua PWI Sulut Vouke Lontaan, jadi jika ada pelanggaran organisasi, artinya yang akan memberhentikan saya Ketua Voucke, bukan yang lain,” tegas Tangkere yang sudah menjabat Ketua PWI Minahasa dua periode.
Tangkere pun menghimbau, pengurus dan anggota PWI Kabupaten Minahasa agar tidak terpengaruh oleh segelintir orang yang sengaja memecah belah organisasi.
“Bagi rekan-rekan pengurus dan anggota agar tidak terpengaruh, mari kita jaga solidaritas dan marwah PWI,” tutupnya.
(***/TamuraWatung)