Trustworthy News
  • Indeks Berita
  • Berita Utama
  • Politik dan Pemerintahan
  • Kota Manado
  • Hukum dan Kriminalitas
  • Agama dan Pendidikan
BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara
  • Indeks Berita
  • Berita Utama
  • Politik dan Pemerintahan
  • Kota Manado
  • Agama dan Pendidikan
  • Hukum dan Kriminalitas
No Result
View All Result
  • Indeks Berita
  • Berita Utama
  • Politik dan Pemerintahan
  • Kota Manado
  • Agama dan Pendidikan
  • Hukum dan Kriminalitas
No Result
View All Result
BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara
No Result
View All Result
  • Indeks Berita
  • Berita Utama
  • Politik dan Pemerintahan
  • Kota Manado
  • Hukum dan Kriminalitas
  • Agama dan Pendidikan
Home Berita Utama

Resmikan PLTP Lahendong Dan Ulubelu, Jokowi: Disini Juga Soal Penyerapan Tenaga Kerja

by Tim Redaksi
Selasa, 27 Desember 2016, 14:02 pm - Updated on Rabu, 28 Desember 2016, 07:27 am
in Berita Utama, Minahasa
A A
  • 131shares
Presiden JOKOWI Saat Resmikan PLTP Lahendong Dan Ulubelu
Presiden JOKOWI Saat Resmikan PLTP Lahendong dan Ulubelu

 

Minahasa, BeritaManado.com – Realisasi pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan selain dapat mendukung pencapaian proyek 35.000 MW, juga dapat menjadi lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja lokal.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo saat meresmikan PLTP (Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi) Lahendong Unit 5 & 6, dan PLTP Ulubelu Unit 3 di Kecamatan Tompaso, Kabupaten Minahasa, Selasa, 27 Desember 2016.

“Setiap bicara soal pembangunan dan investasi pembangkit listrik baru, kita hanya bicara bagaimana target 35.000 MW terpenuhi. Padahal di sini juga terkait soal penyerapan tenaga kerja,” kata Jokowi.

Lebih lanjut Jokowi menuturkan, setidaknya sekitar 2.750 orang tenaga kerja lokal dapat mendapatkan pekerjaan di dua pembangkit listrik tersebut.

”Dan ujungnya yang dapat manfaat dari proyek semacam PLTP Lahendong dan Ulubelu adalah orang Indonesia sendiri. Jadi banyak pekerjaan untuk orang lokal, pemahaman teknologi kita jadi bertambah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga sempat menyinggung isu maraknya tenaga kerja asing yang ditengarai membanjiri Tanah Air. Menurutnya, dengan penyerapan tenaga kerja lokal di dua PLTP tersebut menjadi bukti nyata bahwa pada akhirnya yang diuntungkan adalah Indonesia sendiri.

”Jangan ada yang percaya dan sebar fitnah soal tenaga kerja dan investasi yang dibilang sebagai ancaman. Kita lihat di Lahendong, Tenaga Kerja Asing itu hanya datang sebentar di awal-awal, tinggal sebentar bantu kita siap-siap, lalu ada transfer pengetahuan, transfer teknologi ke orang-orang kita,” terang Jokowi.

Adapun PLTP Lahendong Unit 5 & 6 diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan listrik sekitar 20.000 rumah di Sulawesi Utara terpenuhi. Sedangkan PLTP Ulubelu Unit 3, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan listrik di Lampung.

”Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim saya nyatakan PLTP Lahendong dan Ulubelu diresmikan, semoga bermanfaat bagi masyarakat dan pengembangan daerah,” kata Jokowi dilanjutkan dengan penekanan tombol sirene sebagai tanda peresmian.

Potensi PLTP Capai 29 Ribu MW

Seusai peresmian ditemui oleh para wartawan, Jokowi mengungkapkan bahwa potensi PLTP di Indonesia mencapai 29.000 MW, namun yang saat ini telah direalisasikan baru 5 persen.

“Oleh sebab itu potensi sisanya 95% perlu dikerjakan karena ada potensi yang sangat besar sekali dan target kita 7.500 MW sampai tahun 2025 ,” ujar Jokowi.

Untuk percepatan pembangunan proyek ketenagalistrikan, Jokowi menekankan akan terus memangkas dan menyederhanakan perizinan supaya target 35.000 MW yang telah diberikan bisa tercapai. Namun, di tengah situasi perlambatan ekonomi global, ia mengaku tengah mengkalkulasi apakah target itu bisa tercapai atau tidak.

“Harus rekalkulasi lagi apakah dengan pertumbuhan ekonomi yang sekarang itu masih kira-kira 35.000 MW. Hitung-hitungan itu yang masih harus diselesaikan. Pertumbuhan kita meskipun pada kondisi yang baik tapi perlu hitung hitungan karena waktu 35.000 MW diatas 7%,” ungkapnya.

Proyek PLTP Pertamina Senilai US $532,07 juta

Peresmian tiga proyek infrastruktur pembangkit listrik tenaga panas bumi milik PT Pertamina (Persero) yang diresmikan perngoperasionalannya oleh Presiden Joko Widodo hari ini adalah senilai US$532,07 atau Rp 6,18 triliun.

Proyek-proyek tersebut meliputi PLTP Lahendong unit 5 dan 6 berkapasitas 2 x 20 MW di Tompaso, Sulawesi Utara. Proyek senilai US $282,07 juta atau setara dengan Rp3,3 triliun tersebut mulai dikerjakan sejak 5 Juli 2015 dengan target penyelesaian masing-masing Desember 2016 dan Juni 2017, namun sukses dikerjakan lebih cepat menjadi 15 September 2016 atau lebih cepat tiga bulan untuk unit 5 dan 9 Desember atau lebih cepat enam bulan untuk unit 6.

PLTP Lahendong Unit 5 dan 6 yang menggunakan skema total project (hingga menghasilkan listrik) tersebut telah memperkuat sistem ketenagalistrikan Sulawesi dengan tidak kurang 20 ribu rumah tangga teraliri listrik. Selama pelaksanaan proyek menyerap tenaga kerja lokal tidak kurang dari 750 orang.

Proyek berikutnya adalah PLTP Ulubelu unit 3 dengan kapasitas 1 x 55 MW dan investasi US $250 juta yang setara dengan Rp2,88 triliun. Juga dengan skema total project, PLTP Ulubelu unit 3 ini mulai dikerjakan pada 5 Juli 2015 dengan target selesai Agustus 2016, namun berhasil masuk ke dalam sistem pada 26 Juli 2016 atau lebih cepat satu bulan. Proyek yang berlokasi di Tanggamus, Lampung ini telah menyerap tenaga kerja sekitar 2 ribu orang.

Direktur Utama PT Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan, proyek-proyek infrastruktur energi yang dibangun Pertamina diharapkan dapat memberikan efek berganda terhadap kehidupan ekonomi masyarakat, mulai dari teralirinya listrik, terbukanya lapangan kerja selama pelaksanaan proyek dan juga pascaproyek sebagai dampak dari tumbuhnya industri baru karena pasokan listrik yang lebih kuat. “Sebagai BUMN energi, Pertamina sangat bangga dapat memberikan kontribusi terbaiknya untuk negara melalui penyediaan infrastruktur energi di seluruh Tanah Air,” ujar Dwi.

Turut mendampingi Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian, dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.  (***/srisurya)

Baca juga berita terkait kunjungan kerja Presiden JOKOWI di SULUT:
  • Perayaan Natal Nasional Sukses, Pangdam XIII/Merdeka Puji Kerjasama Warga Sulut
  • Ini Pesan Jokowi Bagi Umat Kristen se-Indonesia
  • OLLY DONDOKAMBEY Sebut Kehadiran Joko Widodo Kebanggaan, Sulut Dapat Kado Natal
  • Onike Senang, Presiden Jokowi Bagikan Buku dan Kaos
  • Pengamanan Berlapis, Antrian Masuk Acara Natal Nasional Mengular
  • Jelang Kedatangan Presiden, Wale Ne Tou dan Sekitarnya Padat Merayap
  • Jalan Menuju Benteng Moraya Steril
  • Di Minahasa JOKO WIDODO Tepis Isu Tenaga Kerja Asing Ilegal
  • Presiden JOKOWI Tinjau Lokasi Pembangunan Bendungan Kuwil
  • Jokowi Ke Mega Mall, Hunting Baju Sampai Beli Kue Khas Minahasa
  • Kunjungan Presiden Joko Widodo ke Sulawesi Utara Diamankan Ribuan Personil Gabungan, Siap Berhenti di Mana Saja

 

 

 





  • Facebook
  • Twitter
  • WhatsApp
  • 131shares
Tags: joko widodojokowiPembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi LahendongPLTP Lahendong

Berita Terkini

SDN 06 Manado dan SDN GMIM 06 Siap Mewakili Sulawesi Utara dan Gorontalo Melaju ke Tingkat Nasional

SDN 06 Manado dan SDN GMIM 06 Siap Mewakili Sulawesi Utara dan Gorontalo Melaju ke Tingkat Nasional

12 Mei 2025

Kualitas Layanan Makin Meningkat, BRI Raih Digital Channel Terbaik Versi BSEM 2025

12 Mei 2025

ICDX Resmi Jadi Bursa Perdagangan Renewable Energy Certificate

12 Mei 2025
Gebrakan PJBM Sukseskan Munas Apkasi, Nando Adam: “Torang deng Bupati Joune Ganda”

Gebrakan PJBM Sukseskan Munas Apkasi, Nando Adam: “Torang deng Bupati Joune Ganda”

12 Mei 2025
Kuliner Khas Lion Hotel Manado yang Bikin Ketagihan: Dari Bantal Emas hingga Tongseng Kambing

Kuliner Khas Lion Hotel Manado yang Bikin Ketagihan: Dari Bantal Emas hingga Tongseng Kambing

11 Mei 2025
Yulius Selvanus Salut dengan Joune Ganda, Dukung Penuh Munas Apkasi di Minahasa Utara

Yulius Selvanus Salut dengan Joune Ganda, Dukung Penuh Munas Apkasi di Minahasa Utara

11 Mei 2025
Pemprov Sulut Siapkan Pergub Tata Kelola Media, Segera Diajukan

Pemprov Sulut Siapkan Pergub Tata Kelola Media, Segera Diajukan

11 Mei 2025

Berbekal Pinjaman Modal dan Pendampingan BRI, Hayanah Dirikan Kelompok Wanita Tani

11 Mei 2025
Lantik Pengurus PWI Minsel, Voucke Lontaan: Tidak Ada Dualisme, yang Sah Punya SK Kemenkumham

Lantik Pengurus PWI Minsel, Voucke Lontaan: Tidak Ada Dualisme, yang Sah Punya SK Kemenkumham

11 Mei 2025
  • Beranda
  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Trustworthy News
  • Privacy Policy
  • Disclaimer

© 2008-2025 PT. BMCOM. All rights reserved.

No Result
View All Result
  • Indeks Berita
  • Berita Utama
  • Politik dan Pemerintahan
  • Kota Manado
  • Hukum dan Kriminalitas
  • Agama dan Pendidikan

© 2008-2025 PT. BMCOM. All rights reserved.