Manado – Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Barang Milik Daerah (BPKBMD) Provinsi Sulut, Praseno Hadi, AK, MM mengatakan, sampai dengan Bulan Nopember 2013 masih ada beberapa SKPD realisasi anggaran masih dibawah 50 persen. Karena itu diharapkan SKPD yang masih dibawah 50 persen kiranya dapat memacu dan mengawal setiap SPM yang masuk di BPKBMD, sehingga realisasi penyerapan anggaran bisa meningkat sesuai harapan pimpinan.
Namun demikian dia mengatakan, SPM yang masuk harus lengkap dan kami (BPKBMD) tidak mengijinkan dalam proses pemberkasan ini melibatkan pihak ketiga. “Kami tidak mengijinkannya itu,” tandasnya.
Dia menambahkan, SKPD yang harus dipacu realisasi penyerapan anggarannya yaitu Dinas Pekerjaan Umum Rp.484.736.386 realisasi Rp.268.865.782, Diknas dari Rp.81.272.931 realiasi Rp.37.233.528, RSUD Noongan Rp.27.691.930. realisasi Rp.15.398.276 dan Bappeda Rp.15.944.230 realisasi Rp. 10.090.580.
Dia menjelaskan, khusus dari sisi Pendapatan Rp. 2.063.748 lebih sedangkan realisasinya sebesar Rp. 1.885.940 atau mencapai 94,60 Persen. Sedangkan dari sisi Belanja Rp. 2.276.652 realisasi 1.534.734 atau 85,35 persen.
Pendapatan tersebut bersumber dari dana perimbangan dan lain-lain pendapatan daerah yang sah, sedangkan belanjar bersumber dari belanja tidak langsung dan belanja langsung. Mengingat saat ini sudah memasuki akhir tahun anggaran 2013 untuk itu dia mengharapkan agar segera digenjot. (Rizath Polii)