Bitung – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) Kota Bitung menggelar peringatan HUT ke-45 di Kelurahan Bitung Barat Satu Kecamatan Maesa, Sabtu (13/01/2018).
Peringatan HUT PDI P diawali dengan upacara pengibaran bendera yang digelar di salah satu tanah kosong pinggir jalan di Kelurahan Bitung Barat Satu.
Ketua DPC PDI P Kota Bitung, Maurits Mantiri mengatakan, perayaan tersebut sengaja dilaksanakan di perkampungan, agar masyarakat setempat terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Kami lahir di tengah-tengah rakyat, sehingga perayaan HUT ke-45 PDI-P kami gelar di perkampungan. Dan partai politik harus mendekatkan diri dengan rakyat, supaya mengerti dan mengetahui kehendak rakyat,” kata Maurits.
Wakil Wali kota Bitung ini juga mengatakan pada jamannya Kelurahan Bitung Barat Satu dan Kakenturan Satu, merupakan basis massa tradisional PDI P, namun dalam lima tahun terakhir mengalami degradasi.
“Menjadi kewajiban dan tanggung jawab kader PDI-l P untuk membangkitkan simpul-simpul massa. Yakni dengan semangat pengabdian yang tulus kepada rakyat. Ini tugas berat Parpol untuk memberikan pendidikan politik kepada rakyat, dengan mengabdi kepada rakyat,” katanya.
Sekretaris DPC PDI P Kota Bitung, Aldo Ratungalo mengatakan dalam berdemokrasi ‘vox populi, vox dei’ suara rakyat adalah suara Tuhan.
“Jika ingin memenangkan pertarungan politik, setiap partai politik harus mendengarkan keluh kesah rakyat, dan yang paling penting harus memberikan solusi atas keluhan masyarakat. Dan seluruh kader PDI P harus mewujudkan hal tersebut, agar besar bersama rakyat,” katanya.
Dalam acara tersebut, DPC PDI P Kota Bitung memberikan bantuan sembako kepada belasan warga di Kelurahan Bitung Barat Satu dan Kakenturan Satu, juga menggelar berbagai perlombaan yang melibatkan masyarakat setempat.
Hadir dalam acara itu, seluruh pengurus PAC dan Ranting PDI P se-Kota Bitung dan dua orang anggota DPRD Kota Bitung, Robby Lahamendu dan Rafika Papente, serta Wakil Bendahara DPD I PDI-P Provinsi Sulawesi Utara, Hengky Honandar.
(abinenobm)