Bolmong Raya

Oknum Guru SDN Pangian, Kedapatan Berpolitik Praktis

Guru di SDN Pangian

Oknum Guru SDN, Hasni Korompot (tas hitam)

Kotamobagu – Seruan untuk tidak berpolitik praktis bagi para PNS, tampaknya tidak terbukti dalam konvoi Tatong Bara dan Jainudin Damopolii (Tatong – Jadi) beberapa waktu lalu.

Seorang oknum PNS, yang merupakan guru di salah satu SD Negeri di Pangian, kedapatan terlibat dalam politik praktis. Oknum guru, yang belakangan diketahui bernama Hasni Korompot secara terang-terangan dan tertangkap kamera memakai atribut Partai Amanat Nasional (PAN) saat konvoi Tatong – Jadi tersebut.

Hal itu pun, langsung mematahkan pernyataan Bupati Salihi Mokodongan beberapa waktu lalu yang menyatakan tidak pernah mengarahkan PNS Bolmong untuk berpolitik praktis.

“Sudah berkali- kali saya tegaskan, PNS Bolmong itu tidak bisa dimanfaatkan untuk kepentingan politik. Apalagi itu di daerah tetangga yang tidak ada sangkut pautnya dengan pemerintahan di Bolmong,” tegas Salihi beberapa waktu lalu. (zmi)

 

4 tanggapan untuk “Oknum Guru SDN Pangian, Kedapatan Berpolitik Praktis”

  1. @Bogani qta setuju nga pe pendapat……biasa kalo mo dapa tangka depe boneka bukan depe dalang…he..he…jadi kasian skali Salihi pe nasib.

  2. Tole, kalo zaman Marlina, PNS bela mati2an pe Marlina. Bedanya saat ini PNS Bolmong lebe pilih membela Tatong dibanding Salihi. Secara kan Salihi pe boss pa Tatong. Makanya Salihi lebe soe di banding Marlina. Soalnya cuma jadi Tatong pe boneka,,

  3. Semakin hancur bolmong…he..he..tapi yang mengherankan orang orang seperti ini masih dipilih oleh rakyat bolmong,…ckckckck……Salihi so mulai iko Marlina pe cara…..

  4. Kasiang ini PNS Bolmong Induk. 10 tahun dibawah kepemimpinan MMS, selalu dibawah tekanan Politik. Setelah dipimpin Bupati Salihi, ternyata sama saja. Mar bedanya, PNS Bolmong saat ini bukan membela Bupatinya. Tapi membela bos dari Bupati Salihi. Ckckckckckckck

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara