Bitung – Sekkot, Edison Humiang menyatakan ada sejumlah pejabat yang paling susah dihubungi. Selain nomor hand phone sering mati, oknum pejabat tersebut juga paling sering mengganti nomor tanpa memberitahukan nomor yang baru digunakan.
“Ada pejabat paling susah dihubungi, apalagi kalau sudah sampai di rumah hand phone langsung dimatikan, jadi jika ada yang perlu bingung untuk menghubungi. Belum lagi ganti-ganti nomor,” kata Humiang, Rabu (8/1/2014) usai launching Program BPJS di lantai 4.
Sebagai pejabat, kata Humiang, hand phone harus stand by setiap saat. Apalagi bagi seorang kepala SKPD yang memberikan pelayanan kepada masyarakat harus tetap stand by jangan sampai ada panggilan mendadak.
“Saya juga sering ganti-ganti nomor tapi setiap ganti nomor saya selalu menginformasikan ke pejabat lain, bukan malah merahasiakannya,” katanya.
Humiang mengatakan, hand phone adalah alat komunikasi paling praktis untuk saling berkoordinasi sesama pejabat dan masyarakat. Namun sayangnya, ada sejumlah pejabat yang merasa risih jika nomor hand phonenya diketahui banyak orang.
“Saya pernah menerima telepon dari warga pukul 3.00 Wita subuh dan saya layani. Saya harap juga pejabat yang lain demikian, hand phone selalu aktif agar setiap saat bisa dihubungi,” katanya.(abinenobm)