Ulu-Aturan menata PNS termasuk guru harus netral dalam Pemilukada. Mereka tidak bisa menunjukkan keberpihak pada salah satu calon, namun juga memiliki hak politik untuk menentukan pilihan.
Terkait pilihan, ada yang menarik saat ini tengah bergulir di tengah memontum Pemilukada Kabupaten Kepulauan Siau-Tagulandang-Biaro (Sitaro). Terang-terangan, sejumlah guru berani mengklaim dirinya adalah pendukung fanatik Winsulangi Salindeho-Piet Hein Kuera, pasangan nomor urut 1 yang diusung Partai Golkar.
“Karena kami memiliki hak politik, jadi kendati aturan meminta guru PNS supaya netral tapi tetap bisa memilih,” sebut Felmie, salah satu guru sekolah kejuruan di Siau, Rabu (22/5).
Apa yang membuat perempuan ini memilih calon Golkar? Menurut Felmie, program kesejahteraan yang ditawarkan Salera, sebutan untuk Salindeho-Kuera, terutama diyakini bisa menata manajemen birokrasi sesuai patron.
“Kami perlu bekerja dengan leluasa, bebas dari tekanan dan tidak ketakutan dengan punishment dimutasi ke daerah lain, kami yakin Salera bisa menjamin hal ini,” tandasnya, seraya memastikan di institusi tempat dia bekerja sudah 90 persen teman-teman sesama tenaga pengajar akan mencoblos Salera pada voting day, 5 Juni nanti. (alf)

Sumangi ia makawua banuaku SITARO….!!!
5 taong rakyat kalahapuse su lehi…..
Hanya orang sitaro yang dapat mengerti SITARO!!!
SALERA SITARO tutune….!!!
sie seng….
Seorang pemimpin harus mampu memberi teladan beriman yang benar, harus jadi contoh/panutan….
Jika Tuhan bisa dipermainkan apalagi cuma orang siau…pirua makanya dia bilang pilih TONSU supaya DAPUR BA ASAP…itu tanda orang nda percaya bahwa TUHAN sanggup memelihara, nyanda nanti pilih pa TONSU BERSIH baru orang bisa makan…. Burung diudara dipelihara, bunga dipadang DIA hiasi, apalagi cuma orang SIAU..
SELAMAT MEMILIH SAUDARA SAUDARAKU DAN BUKA MATA DAN HATI LIHATLAH YANG TERBAIK UNTUK KEHIDUPAN MASYARAKAT SITARO…JANGAN HANYA KARENA RAME RAME, BENE MENTE KE PILE..ATAU JANGAN HANYA UANG 200-300 RIBU HARGA YANG HARUS DIBAYAR DALAM WAKTU 5 TAHUN.
Jadi…kita pilih saja pemimpin yang jelas agamanya…dan seperti kata @peduli bersih…Takut akan Tuhan…
Figur masyarakat yang mempunyai sikap pindah-pindah agama hanya karena urusan kawin-mawin…seharusnya sudah ‘masuk kotak’ atau tereliminasi dari percaturan politik yang bermoral…
dari agama semula kristen…ketika ketemu pasangan hidupnya islam…dia masuk islam…tak lama lagi ketika ia bosan…cari lagi pasangan hidup baru..dan beragama kristen…masuk kristen lagi…
kalau sudah punya track record seperti itu…pasti gak lama lagi akan…transagama…
Mantap maju terus Pahlawan pendidikan, Bentuk dan cerdaskan torangpe anak-anak menjadi anak yang cerdas, Berkualitas, Siap bersaing, dan Berpengharapan ….. Maju sayang…. Tahun 2013 dst Tekanan, intimidasi akan menghilang jika dipimpin oleh orang yang takut TUHAN