BeritaManado.com

Ibadah Natal DPRD Sulut, Pdt DAVID TULAR: Yesus telah Menggantikan Peran Dewa Matahari

December 07
18:06 2017
Khotbah oleh Pdt David Tular MTh

Khotbah oleh Pdt David Tular MTh

 

Manado, BeritaManado.com – Natal bukan sekedar perayaan tapi sudah menjadi tradisi.

Demikian awal khotbah Pdt. David Tular MTh, ketika memimpin ibadah pra Natal keluarga besar DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (7/12/2017).

“Pohon Natal itu tradisi Jerman diambil dari pohon den awalnya sebagai tradisi keabadian, kemudian ditransfer pada keabadian Yesus Kristus karena daun pohon den terus hijau sepanjang waktu,” jelas Pdt David Tular.

 

Keluarga besar DPRD Sulut

Keluarga besar DPRD Sulut

 

Lanjut Pdt David Tular, tanggal 25 Desember yang dirayakan sebagai Natal awalnya dirayakan sebagai hari dewa matahari dalam mitos Yunani.

“Namun Yesus telah menggantikan peran dewan matahari melalui perayaan Natal 25 Desember,” tandas Pdt David Tular.

Ditambahkannya, cerita kelahiran Yesus Kristus diawali kejadian Elisabeth dan Maria yang hamil sebelum menikah, dianggap aib oleh masyarakat.

“Tuhan menjungkirbalikkan semua penilaian itu, menunjukkan Tuhan hadir di semua golongan masyarakat dari petinggi hingga masyarakat bawah. Dia bahkan datang untuk orang-orang terpinggirkan,” terang Pdt David Tular.

Sementara Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw, ketika sambutan mengatakan suasana aman dan nyaman menjadi modal paling utama bagi pemerintah dan masyarakat melaksanakan pembangunan.

Menyebarkan berita bohong atau hoax adalah tindakan tidak terpuji yang berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Sebenarnya kita sedang bicara kestabilan politik yang membutuhkan peran serta seluruh komponen masyarakat. Negara bisa kacau karena politik tidak stabil salah-satunya disebabkan berita bohong,” tandas Andrei Angouw.

Politisi PDIP beragama Konghuchu ini mengingatkan umat Tuhan yang akan merayakan Natal Yesus Kristus menunjukkan sikap hidup peduli sesama, gotong-royong dan saling menyukseskan.

“Hilangkan ungkapan ini, ‘susah melihat orang senang dan senang melihat orang susah’. Jangang baku pali, nda usah baku baku cungkel. Kita musti saling mendukung,” tegas politis PDIP beragama Konghuchu ini.

Ibadah pra Natal dihadiri Wakil Ketua DPRD Wenny Lumentut, Sekwan B. Mononutu, Kabag Umum Lucky Sondakh, anggota DPRD didampingi isteri atau suami, staf sekretariat bersama keluarga dan undangan lainnnya.

Ibadah pra Natal mengambil tema: Kristus adalah Terang, dan sub tema: Kiranya Terang Yesus Kristus Lewat Kelahirannya Semakin Meneguhkan Pengabdian Kita bagi Kesejahteraan Sulawesi Utara.

(JerryPalohoon)

 

 

 

 

 

 

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment