BeritaManado.com

Alat Terperosok, Frans Tilaar: Petani Harus Belajar Alat Panen Padi

January 12
18:21 2017
Panen Padi

Alat Panen Padi Yang Terperosok di Desa Popontolen

 

Amurang – Bermaksud hendak menerapkan teknologi Pertanian untuk menggunakan mesin panen padi, petani Desa Popontolen Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) salah memanfaatkan.

“Medannya basah, dengan kondisi ini sangatlah sulit untuk memanen padi menggunakan alat seberat itu. Itulah kenapa alat panen padi tersebut sampai terperosok, karena tanahnya lembek,” ujar Reki warga yang memperhatikan proses panen padi, Kamis (12/1/2017)

Ketika dikonfirmasikan dengan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Minsel, Frans Tilaar mengatakan memang Petani Minsel belum sepenuhnya mengerti bagaimana memanfaatkan alat panen padi tersebut.

“Seharusnya, petani tersebut sebelum panen padi, 2 (dua) minggu sebelumnya sudah mengeringkan areal persawahan. Ini dimaksudkan agar tanah sudah kering dan kuat menahan beban alat panen padi,” tukas Frans Tilaar.

Dirinya berharap petani Minsel harus selalu bisa belajar bagaimana memanfaatkan teknologi pertanian yang diberikan oleh pemerintah. Jangan sampai alat pertanian yang baru diberikan pemerintah rusak.(TamuraWatung)

 

 

 

 

 

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment