BeritaManado.com – Berita Terkini dari Manado

Wawali: Bitung Punya Hutang Rp8 Miliar di Kementerian Keuangan

June 28
05:47 2011

Sosialisasi air bersih Pemkot Bitung (foto beritamanado)

BITUNG — Masalah ketersedian air bersih bagi warga kota Bitung menjadi persoalan tersendiri bagi Pemkot Bitung. Malah PDAM yang diharapkan menangani masalah tersebut tidak dapat berbuat banyak.

“Untuk itu kita memerlukan investor yang bisa membantu mengelolahan air bersih, karena saat ini saja kita memiliki utang sebesar Rp8 miliar di kementerian keuangan dengan bunga kurang lebih Rp30 miliar. Jadi kita tidak mau lagi mengajukan pinjaman dan berupaya mencari investor,” kata Wakil Walikota, Max Lomban ketika membawakan pengantar sosialisasi pengelolaan air bersih tanpa bahan kimia di kantor walikota, kemarin.

Beruntung, menurut Lomban, di tengah masalah tersebut pihaknya bertemu dengan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aulia Pohan yang kini terjun ke dunia bisnis.

Dimana Pohan menurut Lomban, coba menawarkan pengelolahan air bersih tanpa bahan kimia yang telah diterapkan oleh perusahaannya yakni PT Alam Wiratama Kencana.

“Memang banyak investor yang coba menawarkan kerjasama soal pengelolahan air bersih, namun dengan perusahaan milik Bapak Pohan ini kita merasa cocok, baik dari segi pendanaan maupun cara pengelolahan yang jelas-jelas pro lingkungan,” jelas Lomban.

Sementara itu, walikota Hanny Sondakh dalam sambutannya mengaku sangat berterima kasih atas kesediaan perusahaan Pohan di kota Bitung. Apalagi masalah air bersih bukan hanya dibutuhkan oleh warga kota Bitung, namun juga kapal-kapal yang masuk ke pelabuhan juga memerlukan pasokan air.

“Ini jelas sangat berdampak positif, apalagi kedepannya kota Bitung bakal jadi pelabuhan internasional yang tentu harus mampu mencukupi permintaan air bersih setiap kapal yang masuk,” kata Sondakh.

Menanggapi tawaran yang diberikan oleh PT Alam Wiratama Kencana tersebut, anggota DPRD kota Bitung Rony Bohan yang ikut juga hadir dalam sosialisasi bersama Ketua DPRD Santy Gerald Luntungan dan Wakil Ketua DPRD Maurits Mantiri mengaku sangat merespon pisitif. Apalagi pihak perusahaan menurut Bohan, tidak membutuhkan suplai anggaran dari APBD ataupun APBN, karena akan menggunakan anggaran sendiri untuk melakukan pengelolahan.

“Nah sistem pembagian keuntungan atau kontrak kerja antara Pemkot Bitung dan PT Alam Wiratama Kencana yang belum diketahui seperti apa. Apakah fifty-fifty atau bagaimana, namun yang jelas kami sangat mensuport,” kata Bohan.(en)

 

 

 

 

 

 

Ads




0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

twenty − twelve =