RATAHAN – Pengadaan Mobil Dinas (Mobnas) bagi Bupati Minahasa Tengara Telly Tjanggulung sudah tertata pada APBD 2012. Pengadaan tersebut dikarenakan kendaraan dinas yang ada saat ini sudah tidak layak lagi sebab sering mogok.
“Mobnas bupati sudah tidak layak lagi sehingga perlunya untuk diganti dan ini sudah sesuai dengan kajian dan mekanisme aturan yang ada untuk menunjang kinerja dari bupati,” ujar Sekda Mitra Fredy Lendo.
Sementara itu Bupati Mitra Telly Tjanggulung ketika di konfirmasi mengatakan, dirinya kaget dan heran dengan pemberitaan di media massa yang sibuk memperguncingkan masalah mobil dinas bupati. T2 juga membantah bahwa mobil tersebut adalah milik pribadi
“Saya tidak pernah mengeluarkan pernyataan bahwa itu milik pribadi, bahkan saat dihubungi media saya mengatakan no comment, ini kog katanya saya bilang mobil pribadi,” tegas Tjanggulung.
Pengadaan satu unit mobil tersebut menurut Tjanggulung memang sudah dianggarkan oleh Pemkab, namun jenis apa dan seharga berapa itu semua kembali kepada kebutuhan dan kondisi keuangan daerah.
“Pengadaan mobil itu kan sama seperti seragam bupati dan kebutuhan lainnya, jadi sudah ada yang mengatur, bukan serta merta saya sebagai bupati langsung tunjuk, saya mau Alphard saja,” tambahnya. (har)

Hahahahaha ….
Ni Bupati mulai dari dia pe Jadi sampe skarang cuma mati di show kana kiri.
Ibu Bupati … Coba hitung PAD Mitra berapa? baru mulai ba bli Alphard. blum le tu DPRD mo korupsi kanan kiri.
Tambahan … So ini Ibu Bupati yg Sok Religius, mo ganti Lambang Burung Manguni Jadi Burung Pombo hanya karena Manguni di Indonesia di sebut “burung hantu” lantaran sering dapa lia malam.
Kebodohan Orang indonesia Jaman dulu yg menamakan burung dari kebiasaan di jadikan Patokan … Ckckckck, Bodohnya Anda. Anda tahu di Dunia Barat Burung manguni itu disebut “The ZGreat Owl” Sebagai Lambang Pengetahuan dan Kebijaksanaan.
Haizzzz …. betapa Memiriskan.
Rgds,
Sam
“Jenis apa dan seharga berapa itu semua kembali pada kebutuhan dan keuangan daerah” Toyota Alphard, sedangkan kita orang awam dalam hal otomotif, mar tau kalu ni oto ndak cocok deng wilayah Mitra.., APBD MITRA yg kita tau /thn cuma sekitar Rp. 3m kalu tu oto p harga Rp. 700an jta, berarti sekitar 1/4 dari total APBD.. #niKita p bupati tercinta p pernyataan kurang sama deng kutub utara deng kutub selatan# CMIIW