BeritaManado.com – Berita Terkini dari Manado

Slogan Brenti Jo Bagate Dikritik Kapten Samudji

September 07
14:58 2014
Kapten Inf Samudji (foto Beritamanado)

Kapten Inf Samudji (foto Beritamanado)

Manado – Terjadinya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamibmas) di Kota Manado jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Manado 2015 makin menarik disimak. Berbagai pihak menyimpulkan terlahirnya gejolak sosial dan tindakan kriminal di Manado disebabkan adanya minuman keras (Miras).

Menanggapi hal tersebut, Komendan Rayon Militer (Danramil) 1309-01/STB, Kapten Inf. Samudji memberikan koreksi terhadap cara penanganan masalah kriminal di Kota Manado. Dirinya juga sedikit mengkritik slogan Polda Sulut Brenti Jo Bagate. 

Kita masih punya banyak kelemahan yang harus dioptimalkan dalam penanganan masalah Tarkam di Manado, lebih khusus di beberapa Kecamatan yang dinilai rawan konflik. Bagi saya harusnya slogan Brenti Jo Bagate diganti saja dengan Brenti Jo Mabo. – Kapten Inf. Samudji, Danramil 1309-01/STB, yang disampaikan belum lama ini.

Ditambahkan Samudji instansi terkait perlu bersama masyarakat dalam menyelesaikan persoalan Panah Wayer di Kota Manado. ”Jangan semua dilimpahkan menjadi kesalahan polisi, TNI, atau pemerintah ketika melihat munculnya konflik di Manado. Lihat saja Tarkam dibeberapa Kecamatan di Manado, kita telah berupaya sekuat tenaga. Mari saya mengajak instansi terkait dan semua elemen masyarakat untuk bersinergi menciptakan Manado sebagai Kota yang benar-benar menyenangkan,” tutur Samudji pada BeritaManado.com. (Amasmahmud) 

 

 

 

 

 

Ads




2 Comments

  1. vonny September 08, 12:35

    mendukung upya aparat Polda Sulut dan TNI untuk berantas samua baminum/bamabo ! Pemda tertibkan penjualan miras dan ijin acara2 hiburan malam yg berbentuk cafe maupun acara2 pesta di rumah (dikampung) supaya dibatasi waktu sampai pukul 22.00. ijin produksi miras dan peredarannya di sulut dibatasi ! kecuali untuk diekspor/dikirim keluar daerah/luar negeri. Kurangi acara2 pesta malam terutama yg dibuat dirumah2 perkampungan warga yg sangat mengganggu dan meresahkan lingkungan karena musik hinggar binggar ditengah malam.

    Reply to this comment
  2. bagate September 07, 17:08

    Bole bagate, asal jgn smp mabo?
    hahahaha…

    Reply to this comment

Write a Comment

eighteen + seventeen =