Sebenarnya tidak ada keinginan pindah, tapi atas perintah dari Dirut yang begitu mencintai olahraga saya harus pindah.
Sempat menjadi kepala seksi atau operator di Biro Pengolahan Data yang menangani komputer dari BBM yang waktu itu besarnya tidak ketulungan.
Sebenarnya bisa langsung Wakabag atau menjadi programmer.
Tapi karena ketika ikut kursus di IBM yang hanya dua minggu, 4 hari lari ke Semarang mengikuti Turnamen Bridge Djarum Cup yang sangat terkenal, hasil akhirnya hanya nomor 4 dengan perbedaan angka yang sangat tipis.
Peringkat 1-3 langsung jadi programmer atau Wakabag sedangkan peringkat 4-6 jadi operator atau kepala seksi.
Besar komputer waktu itu, sangat berbeda dengan saat ini.
Selanjutnya karena begitu keranjingan olahraga bridge akhirnya malah menjadi full-time di olahraga ini.
Berkecimpung sebagai pemain, pelatih, kapten tidak bermain, jurnalis dan sering jadi official sekaligus pengurus.
Sayangnya tidak mampu mencapai prestasi puncak karena pada saat yang bersamaan, Indonesia punya nama-nama besar, Manoppo bersaudara, Lasut/Agouw, Ferdy Waluyan/Denny Sakul , Yassin Wijaya/Munawar Sawirudin dll.
Prestasi terbaik justru diraih dari nomor pasangan.
Juara pasangan Asia Pacific tahun 1978 dengan pemain Philippina, George Soo kemudian juara II dengan Denny Sacul di Bangkok dan juara III dengan Roy Tirtadji di Hongkong.
Juara Kejuaraan Pasangan Antar Wartawan Bridge di Maastricht, Belanda dengan Ananta Widjaya.
Juara Pesta Sukan Singapura dengan Amiruddin Jusuf, juara pasangan Gold Coast Congress dengan Giovani Watulingas, juara pasangan Asean Bridge Club Championships dengan Alm. Memed Hendrawan, juara tanpa mahkota dengan Alm. Alexander Sondakh di Philippina kemudian juara III dengan Tanudjan Sugiarto di Kualalumpur.
Juara pasangan Selangor Congress dengan Tanudjan Sugiarto, juara pasangan consolation di Yeh Bros Yokohama bersama Munawar Sawirudin.
Selanjutnya meraih medali perunggu di Test Event Asian Games 2018 baru-baru ini di The Margo Hotel, Jakarta dengan Santoso Sie.
Terakhir menjadi juara pasangan salah satu pertandingan pasangan di Summer NABC Atlanta pada bulan Juli 2018 yang lalu berpasangan dengan Bambang Hartono.
Satu-satunya juara yang diraih dari nomor pasangan pada event ini.
Selain itu ada prestasi di nomor pasangan campuran berpasangan dengan istri Tracy Polii menjadi juara nasional Kejurnas Bridge 2012 di Jakarta.
