Pandemi Covid-19 memang membatasi jarak sosial atau menghambat aktivitas sosial tetapi tentu tidak harus mengunci ruang gerak untuk terus berfikir dan berinovasi.
Muslin dan kawan-kawan petani muda punya cara sendiri untuk membuat produk pertanian mereka agar laku.
Menurut dia, di era sekarang kemudahan untuk menjual produk melalui media sosial sangat berguna.
Dan itu menjadi salah satu alternatif mereka menjual produk pertanian.
“Solusi kami menjual satu persatu di ekspos di laman media sosial, kemudian kami antar ketika ada pembeli. Jadi tinggal door to door, kemudian menelpon kenalan-kenalan. Cara-cara begitu cukup efektif karena lebih membatasi kita untuk berkerumun. Jadi cara kami seperti itu untuk bertahan di tengah pandemi,” jelas Muslin.
(Penulis: Rendy Saselah)
