BeritaManado.com – Berita Terkini dari Manado

Oktober Deklarasi #2019GantiPresiden di Sulut Bakal di Backup Ormas

September 05
16:16 2018

Syarifudin Taha

Manado – Deklarasi #2019GantiPresiden dalam waktu dekat tepatnya bulan Oktober 2018 bakal di gelar di Sulawesi Utara (Sulut) Kota Manado.

Adapun relawan #2019GantiPresiden yaitu, Prabowo Sandi (PADI), Go Prabowo Sandi (GPS), Prabowo Sandi (PAS) dan Garuda.

Hal tersebut dikatakan, politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Syarifudin Taha kepada Beritamanado.com, Rabu (5/9/2019) di sekretariat DPRD Manado.

“Kalau mereka takut biasanya mereka tidak izinkan. Tetapi kalau melihat dari aturan KPU ini bukan kampanye. Seperti deklarasi 2019 tetap Jokowi sah-sah saja, tidak ditolak, kenapa sekarang deklarasi 2019 mesti ditolak,” kata Syarifudin Taha yang juga anggota DPRD Kota Manado dapil Singkil Mapanget.

Dalam hal ini, Syarifuddin Taha menilai ketakutan deklarasi #2019GantiPresiden perlu dipertanyakan.

“Bertarung fair saja, tidak perlu ada bentuk ketakutan disitu. Cuman dalam deklarasi itu harus berada pada norma-norma tidak saling mengganggu keamanan maupun kebatinan dari masyarakat yang mendukung maupun menolak deklarasi 2019 ganti presiden. Jadi tidak ada alasan untuk menolak itu karena sekarang ada kebebasan hak untuk berbicara, berpendapat,” kata Syarifuddin Taha

Menurut Syarifudin Taha jika semua unsur tersebut terpenuhi, tidak ada alasan pejabat baik dari  kepolisian dan pemerintah setempat melarang.

“Kalaupun ada yang menolak kita akan lawan itu. Deklarasi nanti kita akan turunkan ormas-ormas di daerah yang akan membackup kita,” tegas Syarifudin Taha yang juga belum memastikan lokasi tepat deklarasi di Manado dimana karena masih sementara dirapatkan.

(Anes Tumengkol)

 

 

 

 

Ads




3 Comments

  1. J. J. Jacob September 09, 15:56

    Gerakan Ganti Presiden berpotensi menuju aksi pergantian diluar proses PEMILU / PILPRES sepanjang thn 2019 dari 1 Jan s/d Des.
    Saat ini adalah persiapan pergantian Presiden. Jelas saja ditolak di-mana2 trmasuk di SULUT. Menghadirkan “back up” ormas2, satu indikasi utk memicu konflik massif.
    Hak discresi Polisi utk tindakan PREVENTIF, sebelum terjadi OFFENSIF massif.

    Reply to this comment
  2. Lyno September 06, 14:44

    Klw jiwa ksatria kasih namanya siapa yg mau diganti dan siapa calon anda…Khan sdh jelas tandingan Jokowi siapa…jd ber’etetika sdkt klw berpolitik klw mau ganti presiden siapa calon anda yg mau anda gantikan… Dan tolong anda jgn bawa nama² ormas..!!! Anda punya Ormas kamipun punya Ormas..!!! Rakyat Sulawesi Utara dlm ini dikenal dgn sebutan daerah yg paling toleran…jd jgn sampai anda sendiri yg buat kegaduhan diranah Tercinta Tanah Toar Lumimuut… Iya Yayatu Santi..!!!

    Reply to this comment
  3. Freddy September 06, 08:17

    Ini anggota dewan kok tolol ya, deklarasi ganti presiden itu kategori makar. Mau di ganti apa emang? Raja ? Kalifah? Perdana menteri? Paham UU gak nih org. Sepertinya pantas ini org digebuk kalo melanggar UU. Kenapa gak langsung deklarasi Prabowo presiden? Gak laku dijual ya?. Brow ngana langgar UU deng kita mo pi tampeleng pa ngana.

    Reply to this comment

Write a Comment

eleven + ten =