BeritaManado.com – Berita Terkini dari Manado

Mengusung Arnold Mononutu Sebagai Pahlawan Nasional

April 24
12:21 2015

image

Ketua Masyarakat Sejarawan Sulut Drs Fendy, membawa materi dalam seminar.

Airmadidi-Ketokohan seorang Arnoldus Isaac Zacharias Mononutu atau Arnold Mononutu di kalangan masyarakat Minahasa maupun Indonesia telah meninggalkan serpihan-serpihan sejarah istimewa yang patut diangkat dan diwarisi.

Semangat perjuangan dan kesetiaannya pada garis perjuangan kebangsaan adalah bentuk nyata kepahlawanannya. Sosok Arnold Mononutu patut untuk diangkat dan dihidupi. Olehnya Pemkab Minut dan DPP Korps Pembangunan Merah Putih 14 Februari 1946, mengadakan Seminar Nasional mengusung pejuang Alm. Prof Arnold Mononutu menjadi pahlawan nasional, Jumat (24/4/2015) di aula Pemkab Minut.

“Arnold Mononutu muda pada saat itu adalah seorang mahasiswa yang kuliah di Belanda. Disana, ia mengenal organisasi pelajar Indonesia yang bernama Indonesische Vereeniging yang kemudian berubah nama dan dikenal sebagai Perhimpunan Indonesia. Dari catatan pengalaman keikutsertaan Mononutu dalam kiprahnya entah sebagai anggota Perhimpunan Indonesia hingga sebagai seorang nasionalis Indonesia, ada beberapa serpihan pengalamannya yang memiliki nilai kepahlawanan yang bisa dilihat dari sikap dan perilaku perjuangan yang mempunyai mutu dan jasa pengabdian serta pengorbanan terhadap bangsa. Ini yang coba kembali diangkat agar dapat dikenang dan diteladani oleh segenap anggota masyarakat secara luas,” ujar Ketua Masyarakat Sejarawan Sulut Drs Fendy Parengkuan.

Pemateri dalam semunar ini, diantaranya HB Palar Budayawan Minahasa, DR Ivan Kaunang Anggota Panitia Penilaian Pemberian Gelar Pahlawan Daerah Sulut, Pdt Dr R Siwu PhD Rektor Ukit Tomohon. Turut hadir pula Kadis Sosial Sulut Drs Star Wowor MSi, dan puluhan budayawan serta sejarawan Minahasa.

Sekilas diingatkan kembali, Arnold Mononutu adalah Menteri Penerangan pada era Kabinet Republik Indonesia Serikat (RIS). Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Parlemen Negara Indonesia Timur. Pada tahun 1949 sesudah berlangsungnya Konferensi Meja Bundar di Den Haag, Belanda, yang menghasilkan kesepakatan pembentukan Negara RIS, dalam suatu tim kerja dengan kolega terdekatnya sesama Diplomat, Mr Soedibjo Wirjowerdojo (yang kemudian mendampinginya selaku charge d’affaires/Wakil Duta Besar di RRC tahun 1953 – 1955), ia yang pertama kali mengumumkan nama Batavia menjadi Jakarta. Sedangkan Mr. Soedibjo Wirjowerdojo mengumumkannya di Belanda.

Ia salah satu seorang dari tokoh Partai Nasional Indonesia (PNI). Persahabatannya dengan Hatta dan tokoh-tokoh Perhimpunan Indonesia lainnya terjalin saat mereka belajar di Eropa. Selain itu ia pernah pula menjadi anggota Majelis Konstituante (1956-1959) mewakili PNI.(Finda Muhtar/wkpd)

 

 

 

 

Ads




1 Comment

  1. Wawan May 02, 02:03

    Dalam autobiografinya bung hatta sempat menulis salah satu pengorbanan teman seperjuangannya untuk membela NKRI saat masih belajar di negeri Belanda yaitu Arnold Mononutu, waktu itu Pak Arnold dipaksa ayahnya untuk tidak bergabung dalam organisasi perhimpunan indonesia yang berjuang menentang belanda tapi beliau mengabaikan pesan sang ayah dan bahkan tidak takut dengan ancaman sang ayah yang akan menghentikan uang sakunya selama disana, terpaksa demi ibu pertiwi beliau rela hidup seadanya di negeri orang (malah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya teman2 sejawatnya menyumbang2kn uang mereka untuk membantu beliau, salut banget deh sama tokoh yangs satu ini atas dedikasinya)karena ayahnya tidak lagi mengirimkannya uang saku yang waktu itu lumayan banyak mengingat ayahnya adalah seorang pejabat daerah dilingkungan pemerintahan hindia belanda. Nah tokoh seperti inilah yang harus dianugerahi gelar pahlwan karena pengorbananya kepada ibu pertiwi, dia tidak egois mementingkan kesenangan pribadi bahkan rela hidup miskin dan menentang orangtuanya sendiri demi untuk melakukan perjuangan melawan kolonialisme. Semoga kelak Pak Arnold jasanya dihargai oleh negaranya yang sudah begitu sangat dia perjuangkan sejak masa muda

    Reply to this comment

Write a Comment

16 + 3 =