
Manado – Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sitaro, Adry Manengkey menyatakan masih akan memastikan pencemaran air laut di Kabupaten Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) berimbas tumpahnya minyak akibat Kapal pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM), terbakar di Pelabuhan Tagulandang Sabtu (4/1/2014).
pasca kebakaran kapal tangker tersebut, muncul kekhawatiran dari warga karena mengganggap air laut tersebut kemungkinan besar telah mengalami pencemaran
“Saya sudah meminta BLH Sitaro melakukan uji kualitas air, apa benar tercemar atau tidak,” kata mantan Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Sulut.
Meski demikian, ia tidak membantah kemungkinan terjadinya pencemaran tetapi BBM sebesar 700 KL itu kemungkinan besar juga sudah terbakar.
“Tapi nanti kita pastikan lagi,” kata Manengkey.
