“Yang penting tetap mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan,” katanya.
Tonaas Hanny turut menyinggung membludaknya penerima bantuan yang antri meski sudah dibatasi.
“Perlu kita pahami betapa susahnya medan pembagian bantuan. Semua pasti ada risiko,” tegasnya.
Diketahui, Hanny telah memberikan paket sembako kepada jurnalis, ojek online dan sopir miktrolet belum lama ini dengan komposisi satu rak telur, 5 kilogram beras dan mie instan.
(BennyManoppo)
