
Bitung – Nasib ribuan Tenaga Harian Lepas (THL) Pemkot Bitung kian memprihatinkan. Setelah belum ada jaminan kontrak akan diperpanjang, kepastian kapan gaji akan dicairkan tak kunjung ada kabar.
Akibatnya, sejumlah THL di Bagian Sekretariat Pemkot mengaku tidak tahu harus bagaimana lagi untuk mensiasati biaya sehari-hari agar tetap bisa masuk kantor.
“Dari bulan Januari belum ada kejelasan, kalaupun sudah menenandatangani kontrak, pencairan gaji belum tahu kapan. Sedangkan setiap hari kami dituntut masuk kantor, jika tidak maka gaji dipotong,” kata salah satu THL yang meminta namanya tak dipublish, Rabu (2/3/2016).
Ia mengaku, setiap hari hanya mengkonsumsi obat maag Promag bersama rekan-rekannya saat jam istrahat makan siang.
“Kalaupun membeli makan kami harus patungan karena memang saat ini kami tidak tahu harus meminjam uang kemana. Utang sudah menumpuk,” katanya.
Belum lagi kebutuhan sehari-hari di rumah kata dia, ia harus memutar otak untuk mencari pinjaman.
“Kami berharap gaji secepatnya dicairkan agar bisa konsentrasi bekerja tanpa harus mengingat-ngingat hutang,” katanya.(abinenobm)
