
Manado — Terhitung mulai hari ini, Rabu (18/3/2020), secara resmi Pemerintah RI melalui Juru Bicara Penanganan Corona di Indonesia Achmad Yurianto di Kantor BNPB mengumumkan, saat ini terdapat 227 kasus Corona dengan penambahan di Banten 4 kasus positif, Yogyakarta 1 kasus positif, Jakarta 31 kasus positif, Jawa Barat 12 kasus positif, Jawa Tengah 1, Sumut 1, Lampung 1, Riau 1 dan Kaltim 1.
Perkembangan yang signifikan ini membuat langkah Pemerintah Kota Manado memutus mata rantai potensi penyebaran virus dan meningkatkan upaya social distance menjadi sangat tepat.
Usai ditetapkannya Surat Edaran Nomor: 044/B04/BKPSDM/207/2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 di Lingkungan Pemerintah Kota Manado menindaklanjuti Keputusan Kepala Badan Nasioinal Penanggulangan Bencana (BNPB) Nomor 13A Tahun 2020 tanggal 29 Februari tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia yang berlangsung sejak 29 Februari-29 Mei 2020 dan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Nomor 19 Tahun 2019 tanggal 16 Maret 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Cofid 19 di Lingkungan Instansi Pemerintah, jajaran Pemerintah Kota Manado di bawah kepemimpinan Wali kota Dr Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dan Wakil Wali kota Mor Dominus Bastiaan didukung Sekretaris Daerah Micler Lakat langsung memimpin pergerakan di lapangan.
Untuk memastikan perubahan sistem kerja di lingkungan Pemerintah Kota Manado, pada rapat yang dipimpin Ketua Satgas Kesiapsiagaan dan Kewaspadaan Pencegahan dan Pengendalian Terhadap Penularan Corona Virus Disease (Covid 19), Micler Lakat, menugaskan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk mempersiapkan seluruh pimpinan Perangkat Daerah (PD) agar dapat mengoperasikan sistem rapat online melalui Video Conference.
Kepala Dinas Kominfo Kota Manado, Erwin Kontu, beserta jajaran sejak pagi hingga siang tadi baik di Kantor Dinas Kominfo, Laboratorium Aplikasi, hingga ruangan C3 tampak sibuk melatih para Lurah dan Camat menggunakan aplikasi zoom sebagai media rapat online.
Video conference (vidcon) yang berlangsung sekitar 40 menit tersebut turut diikuti Wakil Wali kota Mor Dominus Bastiaan.
Dalam arahannya, Mor Bastiaan sempat bercengkerama dengan para Lurah.
“Ini salah satu keuntungan yang torang peroleh dari penyesuaian sistem kerja. Walaupun di banyak tempat banyak yang mengalami kesulitan, tetapi dengan kejadian ini para Lurah, Camat, dan Kepala Perangkat Daerah dapat mengupgrade kemampuannya dalam mengelola TIK Pemerintahan. Mungkin belum semua, tapi dengan cara seperti ini torang akan bisa semakin maju,” ujar Mor Bastiaan.
Sementara itu, Erwin Kontu mengatakan, Conference berjalan baik dan sukses dan pihaknya menyambut baik upaya untuk mengupgrade kemampuan para pimpinan Perangkat Daerah.
“Sekitar pukul 12.00 tadi kami sudah melakukan uji coba, dan Pak Wakil Wali kota berkenan menyempatkan diri menyapa sekitar 15-an akun yang melakukan konferensi. Besok, uji coba akan dilakukan terhadap Kepala Perangkat Daerah dan para Camat,” kata Erwin Kontu.
(***/srisurya)