Bitung – Ronny Boham dan sejumlah anggota Komisi B DPRD Kota Bitung berdecak kagum dengan iven Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) tahun 2016.
Pasalnya, iven yang digelar Pemkot dari tanggal 6 hingga 10 Oktober 2016 lalu itu tak menggunakan dana APBD tahun 2016 sama sekali kendati ditaksir menelayan biaya hingga miliaran rupiah.
Hal itu terungkap saat Komisi B menggelar Rapat Pembahasan tentang Pertanggungjawaban APBD 2016 dengan mitra kerja seperti Disperindag, Dinas Pariwisata dan PDAM Dua Sudara, Senin (24/07/2017)
“Sangat luar biasa dan kami memberikan apresiasi kepada Pemkot yang telah berhasil menggela iven FPSL tanpa menggunakan APBD 2016,” kata salah satu anggota Komisi B, Erwin Wurangian.
Padahal kata dia, iven FPSL 2016 diawali dengan launching di Jakarta yang dihadiri seluruh pejabat Pemkot, ASN hingga THL yang kabarnya semua biaya ditanggung Pemkot.
“Namun itu tak terjawab karena rupanya semua biaya FPSL mulai dari launching di Jakarta hingga hari H pelaksanaan tak menggunakan APBD sama sekali,” katanya dengan bangga bercampur heran.
Apa yang disampaikan Erwin juga dibenarkan Ketua Komisi B, Ronny Boham.
Ronny mengaku bangga bercampur bingung dari mana sumber anggaran FPSL 2016 yang sukses digelar Pemkot tanpa ada alokasi dalam APBD.
“Terus terang kami bingung bercampur kagum. Ada kegiatan Pemkot digelar tapi sumber anggarannya bukan berasal dari APBD dan ini sangat luar biasa serta fantantis,” kata Ronny.
Kader Partai Demokrat ini mengaku sudah menelisik satu persatu mata anggaran di Dinas Pariwisata, namun tak satupun yang menyebutkan atau menyinggung iven FPSL tahun 2016.
“Anggaran Dinas Pariwisata di Pertanggungjawaban APBD 2016 sebesar Rp5.910 miliar dan itu tersedot di belanja tidak langsung sebesar Rp2.703 miliar serta belanja langsung sebesar Rp3.215 milair. Tak ada mata anggaran untuk FPSL,” katanya.
Pun demikian, Ronny mengaku tak mau mempolemikkan iven FPSL 2016 yang tak tertata sama sekali dalam APBD tapi sukses digelar.
“Semoga iven FPSL tahun ini jauh lebih sukses karena sudah dimasukkan dalam APBD 2017,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pemkot Bitung, Ellen Sutrisno mengaku tidak tahu menahu soal anggaran FPSL 2016.
“Waktu itu saya belum menjabat. Tapi yang saya ingat anggaran FPSL memang tidak masuk APBD,” kata Ellen.(abinenobm)