BeritaManado.com

Wagub STEVEN KANDOUW Buka Rahasia Vonis 2 Tahun Ahok, Begini..

May 11
21:17 2017
WAGUB STEVEN KANDOUW

WAGUB STEVEN KANDOUW

 

Manado – Adanya sejumlah aksi simpati yang prihatin pada vonis Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Sulut mendapat dukungan dari Wagub Drs Steven Kandouw.

 

Baca:

 

 

“Saya juga bersimpati pada pak Ahok, tapi saya imbau masyarakat Sulut jangan berlebihan dalam menunjukkan simpatinya,” imbau Wagub Steven Kandouw.

“Alangka baiknnya hiruk pikuk di Jakarta jangan berlebihan dibawa ke daerah kita, karena Sulut adalah laboratorium kerukunan, tak hanya secara nasional tapi juga dunia,” tegas politisi PDI-Perjuangan yang dikenal tegas itu.

Menurut Steven Kandouw, simpati dan prihatin pada vonis 2 tahun pada Ahok boleh-boleh saja.

“Tapi sebagai orang Sulut kita harus tetap menjaga kebersamaan, jangan sampai simpati yang berlebihan bisa merusak kerukunan dan kedamaian yang selama ini menjadi ciri khas daerah kita,” pesan Steven Kandouw lagi.

Sebab menurut Steven Kandouw, kerukunan di bumi Nyiur Melambai telah mendapat perhatian tak hanya nasional, tapi juga internasional.

“Sukses pelaksanaan pekan kerukunan nasional, dengan dihadiri delegasi luar, membuat daerah kita mendapat kepercayaan internatsonal. Dengan akan dipercaya sebagai pelaksana Paskah Asia, termasuk ada rencana pertemuan gereja-gereja Asia juga akan digelar di daerah kita,” ungkap Steven Kandouw.

“Daerah kita pun kini telah memberi pandangan positif pada dunia, bahwa Indonesia adalah negara yang aman dan damai, serta ikut menepis isu tentang kelompok-kelompok radikal yang banyak dicap dunia luar pada negara kita,” tegas Steven Kandouw.

Lanjut Steven Kandouw, vonis terhadap Ahok juga ada hikma positif.

“Ini menjadi Jurisprudensi bagi kasus-kasus penghinaan agama yang harus divonis berat. Jadi Habib Rizieq harus dihukum berat dan FPI harus dibubarkan,” tegas Steven Kandouw.

“Pemerintah harus menghukum berat para penghina agama, dengan tidak memandang bulu. Siapa pun yang menghina agama lain, wajib mendapat hukum berat, karena NKRI sudah harga mati,” pungkas suami tercinta dr Kartika Devi Tanos MARS ini. (JerryPalohoon)

Baca juga:

 

 

 

 

 

21 Comments

  1. sabam simanjuntak May 22, 03:21

    Your comment..lebih baik mayoritas di negara kecil daripada minoritas di negara besar…hak kita di injak terus…banyak negara kecil yg berhasil…save Ahok…

    Reply to this comment
  2. I_r May 20, 21:41

    Setuju komen terbanyak..!!

    Reply to this comment
  3. Lenny May 20, 12:36

    Kita jangan samakan Ahok dengan pemfitnah seperti rizieq dll, karena Ahok tidak memfitnah.Ahok hanya mengingat,an/ mengutip dalam pidato Ahok tidak ada kata2 fitnah atau menginjak2 atau merobek alquran…

    Reply to this comment
  4. ongol ongol May 17, 17:50

    so terlalu banyak minum cap tikus dia ley…ngomong jo di laut jangan disini :)

    Reply to this comment
  5. J_JTh Tikbar May 17, 13:45

    Wagub mabo, dia nntau masyarakat dunia ada demo karna hakim da putus pa ahok tidak berdasarkan pasal tuntutan jaksa, makanya sampe jaksa leh banding, karna jaksa leh ta bingo2 yaki atas pasal putusan hakim ckckckck

    Reply to this comment
  6. Hendra Israel May 16, 17:45

    Nda usah pilih ulang pejabat model begini; arah politik si WaGub jelas sekarang ke partai Perindo; doi tu penganggum Herry Tanoe..
    Miris; seharusnya pejabat seiman harus saling mendukung setidaknya ada rasa prihatin dan empati; apalagi Ahok seorang pejabat yg jujur dan anti Korupsi; dan banyak penghargaan baik dalam dan luar negeri…#SaveAhok

    Reply to this comment
  7. Warga_Sulut May 15, 18:06

    Ni Wagub mmg ASBUN & SOK TAU noohh!!
    Mo cari muka pa d p bos2 di pusat, maar dapa RAKYAT SULUT P PANTA!!
    Da saki hati apa sto kwa pa Ahok, kong dapa lia rupa binci skali pa Ahok nooh??
    Yang penting SELURUH RAKYAT SULUT so tau noh d p model bagimna….. so nda mo k-2 kali pokoknya…. nanti lia…!!!

    Reply to this comment
  8. Noldy May 15, 02:34

    Kalamaring bicara rupa orang mabo , skarang sadar . . . beso mabo ulang hahaha . . .
    * Tes urine jo kase lia pa masyarakat sulut kalau bersih dr alkohol/narkoba ddrpd klarifikasi terus beking abis ngana pe energi bro.

    Reply to this comment
  9. Kyko. May 13, 18:51

    Setuju dgn pernyataan diatas. Tidak ada gunanya belain dan datangkan Fakri ke Sulut. Selama ini yg kita tahu di DPR hanya bacotnya aja yang gede tapi prestasi utk rakyat dan negara hampir NOL, saya pribadi menyesal klu uang pajak yg saya bayar utk negara dipakai gajiin si Fakri dan kroni2nya. Termasuk biaya perjalanan timnya ke Manado pasti dibebankan kenegara. Ngabis2in uang rakyat aja.Tidak pantas orang seperti dia hrs dijemput di VVIP,.suruh lewat digot samping aja klu ada, kong suruh nae roda atau bendi sekalian promosi alat transportasi lokal. He….he….he…orang seperti Fakri koq di-bela2in.

    Reply to this comment
  10. dolfie kandouw May 13, 17:17

    Steven, kalu PO KANDOUW masih hidop..dia so tampeleng ngana pe mulu, PO KANDOUW pasti so malo sx di dalam kubur lia dia pe anak so model bagini

    Reply to this comment
  11. James May 13, 13:43

    Selamat tinggal jo di pilkada selanjutnya. Blom ada hasil, sombong.

    Reply to this comment
  12. Vero May 13, 13:25

    Pak WaGub gagal fokus egh?
    Memangx ahok menghina agama siapa?
    Jelas2 dia hanya menyinggung oknum politik saja yg pake2 ayat Alquran untuk kepentingan politik…
    Makanya klo ada aksi solidaritas dr warga manado dengan putusan sidang yg ada…, itu jelas2 klo warga manado mengerti dan fokus dengan masalah yg ada…
    tapi Pak WaGub yg terhormat malah meng iakan dan mensyukuri ahok di hukum… OMG…
    Pak,,, Klo memang ahok layak di hukum… torang warga manado ley nda mungkin mo ada aksi peduli sampe turun kejalan untuk solidaritas… tapi memang trg orang manado yg smart pe tau n lihat n mengerti klo ahok itu berbicara tentang hal benar tentang kenyataan yg terjadi dsana… kalau memang ayat Alquran itu sering dipakai untuk menakut2i warga jakarta…
    Mohon Bpk fokus dan bijak melihat masalah… jangan memanasi warga manado dengan sikap anda yg arogan!!!

    Reply to this comment
  13. Thiociekiang May 13, 11:22

    Trus vidio kamaren itu editan??? Gak jantan…

    Reply to this comment
  14. reza May 13, 09:45

    atasi akng dlu yg menghina agama kristen , so lama mr nd ad tindakan , ato memang nd ad simpati trhadap agama orang lain?
    jgn cuma tegas mr nd ada tindakan !

    Reply to this comment
  15. Ando jo May 13, 07:28

    Yang jelas2 menghina agama sampe skarang blum proses2..
    Malah skarang so lari kaluar negri..
    Bukti di negri ini hukum buta stenga..
    Kalo dorang boleh masa torang nimbole..

    Reply to this comment
  16. Halin May 13, 00:40

    berita ini mana video wawancaranya? jangan2 bukan wagub yg bilang ini cma mo bkin pencitraan aja. Tpi sama aja sih klo betul dri wagub brrti dia jilat ludah sndri, hehehehehe~

    Reply to this comment
  17. fery mahengkeng May 12, 22:44

    Mabo memang ngana steven…
    Kalamaring membuli Ahok skarang obral pujian..
    nya’ war-war

    Reply to this comment
  18. Vi Tu May 12, 16:51

    Miris. Sementara Ibu Mega serta politisi PDI-P dan partai lain di IND, politisi luar negeri sampe negara2 Eropa bahkan PBB sekalian dan masyarakat luas sedang ikut memperjuangkan penangguhan penahanan Ahok Wagub Sulut malah mengamini putusan hakim “simpatisan HTI” itu atas nama “kerukunan beragama di SULUT” takut ternodai, jangan berlebihan. Justru pernyataannya di video itu, bisa menodai kerukunan beragama di SULUT. Pemikiran simpatisan HTI, FPI, FUI, semua bertentangan dengan NKRI, sama seperti putusan “hakim jadi jaksa” itu. Program kerja Ahok sangat Islami, tidak terbukti “penistaannya”, dipaksakan dengan 156a penistaan tanpa 3x peringatan, putusan hakim sendiri karna “tekanan” massa.

    Reply to this comment
  19. javmars May 12, 14:09

    Pak Wagub Sulut yg terhormat.. zaman sekarang bukan lagi harus beretorika, tapi dengan tindakan positif yg kritis. Cukup sudah waktu yg panjang perjalanan kemerdekaan Indonesia dimana rakyat dibodohi dengan trik2 politik yg hanya untuk kepentingan tertentu. Rakyat Indonesia dan Sulut khususnya sangat membutuhkaan keadilan hukum dan keadilan sosia, dan itu harus diwujudnyatakan oleh penyelenggara negara. Jadi jika masyarakat Sulut khususnya Manado melakukan aksi peduli terhadap Ahok, itu karna Ahok adalah simbol reformasi KEADILAN SOSIAL yg nyata, bukan retorika belaka. Manakalah Ahok menerima ketakadilan maka setiap warga negara berhak untuk BERLEBIHAN melakukan REAKSI membela KEADILAN untuk kepentingan rakyat Indonesia dan bukan untuk Ahok saja. Putusan hakim yg menjadikan AHOK sebagai terpidana adalah AKSI kematian KEADILAN di Indonesia, maka peralu ada REAKSI MENUNTUT TEGAKNYA KEADILAN. Rakyat yang berani dalam memperjuangkan KEADILAN dan KEBENARAN tak perlu lagi dibohongi dengan statment2 retorika yg melemahkan dan menguburkan niat baik rakyat.
    CUNTAILAH KEADILAN DEMI KESEJAHTERAN RAKYAT DAN BANGSA.
    VIVA SULUT !!!

    Reply to this comment

Write a Comment