BeritaManado.com

Terungkap di Diskusi, ABRAHAM: Kehadiran FAHRI HAMZAH Pantas Ditolak

May 17
19:46 2017
Pembacaan resolusi Gerakan Natif dan Masyarakat Adat Sulawesi Utara

Pembacaan Resolusi Gerakan Komponen Natif dan Masyarakat Adat Sulawesi Utara di DPRD Sulut

 

Manado – Abraham, salah-satu anggota Gerakan Komponen Natif Masyarakat Adat Sulawesi Utara, mengusulkan kepada pemerintah untuk melakukan pemetaan terhadap oknum-oknum in-toleran di Indonesia.

Wakil Ketua DPR-RI, Fahri Hamzah, menurut Abraham, salah-satu figur yang secara terang-terangan menyatakan sikap negara khilafah, patut disikapi serius oleh pemerintah.

“Sederhana saja, yang mau syariat atau negara khilafah silahkan saja keluar dari NKRI yang berdasarkan pada Pancasila. Bahkan beliau secara terang-terangan juga sudah menyampaikan konsep menjatuhkan presiden. Jadi, tidak salah jika kehadirannya ditolak,” jelas Abraham pada pertemuan dengan anggota DPRD Sulut, Wenny Lumentut, Billy Lombok, Meiva Lintang, Teddy Kumaat, Ivone Bentelu dan Noldy Lamalo.

Diketahui, Gerakan Komponen Natif Masyarakat Adat Sulawesi Utara yang dipimpin Max Siso menyampaikan 5 sikap diantaranya:

1 Mendukung dan memuji sikap tegas Presiden RI, Joko Widodo membubarkan HTI sekaligus mewaspadai kelompok ormas radikal yang membahayakan Pancila dan UUD 1945.
2. Mengapresiasi sikap waspada Kepolisian dan TNI menyikapi gerakan kelompok radikalisme. Meminta Polda Sulut membubarkan organisasi radikal.
3. Mengapresiasi cara pandang para tokoh nasional tetap konsisten memelihara persaudaraan kebangsaan, NU, GP Ansor, mengemban tugas konstitusi menghadapi gerakan radikalisme, mendukung sikap IPDN Jatinangor agar ormas radikal dibubarkan.
4. Selaku komponen natif di Sulawesi Utara menolak kehadiran HTI, FPI dan organisasi radikal lain di daerah ini.
5. Mendesak DPRD Sulut tanggap dan waspada terhadap gerakan organisasi radikal termasuk penyebaran ajaran yang tidak mengindahkan kebhinekaan, kultur masyarakat dalam alam demokrasi Pancasila. (JerryPalohoon)

 

Baca juga:

 

 

 

 

 

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment