BeritaManado.com – Berita Terkini dari Manado

Terkait Penyegelan Gereja, Tokoh Ini Sebut Pembalasan Adalah Haknya Tuhan

September 30
16:32 2018

Dr ML Denny Tewu SE MM

 

Manado – Dr ML Denny Tewu SE MM, Tokoh Nasional asal Sulut menyampaikan pandangannya terkait pemberitaan Pemerintah Kota Jambi menyegel tiga gereja di Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Kamis (27/9/2018) pagi. Tiga gereja itu antara lain Gereja Sidang Jemaat Allah, Gereja Huria Kristen Indonesia Simpang Rimbo, dan Gereja Methodist Indonesia Kanaan Jambi.

Untuk umat Kristen, dihimbau Mantan Ketua Umum Partai Damai Sejahtera ini, sebaiknya tidak terprovokasi, demikian juga para korban agar tetap doakan mereka yang mengusir, mohon pengampunan dari Tuhan, karena itulah makna hukum kasih.

“Kita mengasihi bangsa ini dan mengasihi semua saudara-saudara sebangsa dan setanah air, kita imani bahwa pembalasan adalah hak Tuhan,” kata ML Denny Tewu.

Dikatakannya, Persoalan IMB itu sudah klasik, umumnya semua rumah ibadah di Indonesia tidak ada IMB apalagi sudah lama berdirinya, jadi kalau hal ini dipersoalkan sekarang, tentu menjadi pertanyaan kenapa di tahun politik. Hal ini menurutnya sangat mungkin dipolitisir supaya terlihat Indonesia diskriminatif.

“Saya memandang ini upaya menghilangkan wibawa Pemerintah. Karena itu saya imbau supaya Pemerintah tidak takut dengan berbagai ancaman ataupun intimidasi, tegakkan hukum secara berkeadilan!” tegas Denny prihatin.

Diungkapnya salah satu gereja, yakni Gereja Methodist Indonesia Kanaan Jambi sudah berdiri 18 tahun atas swadaya masyarakat.

Gereja, lanjut penerima penghargaan Pemimpin Pancasila oleh salah satu yayasan ini, selalu menjadi kambing hitam di moment-moment tertentu, karena mereka tahu orang Kristen tidak suka membalas, tetapi setiap kejadian anarkis/vandalis di gereja akan menjadi viral ke seluruh dunia.

“Ini bagian dari strategi teroris yang ingin menebarkan rasa takut. Pemerintah harus tegas hadapi cara-cara seperti itu. Usut tuntas siapa provokatornya. Jangan menjadi preseden buruk bagi demokrasi damai,” tutup Denny Tewu.

 

(***/PaulMoningka)

 

 

 

 

Ads




0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

2 × 3 =