BeritaManado.com – Berita Terkini dari Manado

Diduga Karena Bakar Rumput, Rumah Kayu di Langowan Ludes Terbakar

October 07
19:25 2018

 

Rumah Keluarga Sambuaga-Tulangow yang ludes terbakar, Minggu (7/10/2018) siang.(Foto:IST)

 

Langowan, BeritaManado.com — Sebuah rumah kayu yang ada di Jaga 5 Desa Toraget Kecamatan Langowan Utara milik dari Keluarga Sambuaga-Tulangow, Minggu (7/10/2018) siang tadi dilaporkan ludes terbakar.

Seorang saksi sekaligus tetangga dari rumah yang terbakar itu bernama Femmy Kanter (68) warga desa yang sama mengutarakan kepada polisi bahwa saat pulang gereja dirinya melihat ada kepulan asap dari rumah tersebut.

“Saya curiga bahwa kepulan asap tersebut disertai dengan api. Karena merasa panik, saya berteriak dan memanggil Ibu Yeltje Tulangow yang merupakan pemilik rumah dan juga warga sekitar untuk memadamkan api dari rumah itu,” katanya.

Pengakuan Aldrien Sambuaga (42) yang merupakan anak dari pemilik rumah, bahwa saat itu dirinya sedang istirahat dan tiba-tiba mendengar ada suara memanggil dengan teriakan ada kebakaran di rumah bagian belakang.

Ternyata hal itu benar adanya, dimana saat Aldriesn keluar dan melihat rumah kayu yang dibangun di bagian belakang sudah terbakar dan warga berkumpul untuk membantu memadamkan api.

“Rumah kayu itu sebelumnya dipindahkan, dan di tempat sebelumnya telah dibangun rumah permanen, sehingga rumah kayu itu terpisah. Di rumah itu ibu saya sering memasak dengan menggunakan kayu bakar,” ungkap Aldrien.

Aldrien menambahkan bahwa pagi hari ibunya memasak di rumah kayu itu dan membakar rumput tepat disamping rumah, kemudian pergi ke rumah depan untuk beristirahat dan lupa mengawasi api tersebut.

“Mungkin karena hal itu api kemudian merembet ke dinding rumah yang terbua dari kayu itu dan akhirnya membakar seluruh bagian rumah yang berukuran 8 x 10 meter dan kejadiannya begitu cepat, juga dikarenakan angin bertiup cukup kencang,” jelas Aldrien.

Kapolsek Langowa IPTU Mardy Tumanduk SH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, seraya menjelaskan bahwa akibat dari kejadian tersebut keluarga korban mengalami kerugian sekitar Rp 75 juta.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Upaya pemadaman api mulanya dibantu warga setempat dan disusul dua unit armada Pemadam Kebakaran dari Pemkab Minahasa. Tindakan kami di lokasi kejadian yaitu mengamankan, mencari saksi, membantu memadamkan api dan menghubungi pemadam kebakaran,” tutur Tumanduk.

 

(Frangki Wullur)

 

 

 

 

 

 

Ads




0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

5 × five =