Penulis: abm | 28/04/2012.
MANADO – Sekretaris Provinsi Sulawesi Utara Siswa Rachmat Mokodongan mengimbau pemilik kendaraan 1.500 CC ke atas dapat menggunakan pertamax sehingga kebutuhan premium di daerah itu tidak melonjak.
“Mudah-mudahan kendaraan 1500 CC yang berjumlah 45.626 unit dapat beralih ke pertamax, tidak lagi bensin,” katanya, Sabtu (28/4). Walaupun tidak menyebutkan detil berapa banyak konsumsi bahan bakar premium di Sulawesi Utara, namun dia mengakui belakangan ini premium melonjak dan sukar dicari di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang ada di kota atau kabupaten.
Mokodongan tidak dapat memastikan apa yang menjadi penyebab sehingga terjadi kelangkaan bahan bakar jenis ini. “Kami akan berkoordinasi dengan Pertamina mengenai hal ini sehingga bisa dicarikan solusinya,” ungkapnya.
Menurut Mokodongan, Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Sinyo H Sarundajang telah meminta kepada Kapolda Sulawesi Utara Dikcy Atotoy untuk menelusuri kelangkaan BBM ini. “Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara juga punya kepedulian mengenai hal ini. Kita akan bekerja sama dengan Polda Sulut untuk menyelidiki hal ini,” katanya.
Sementara itu, di SPBU Kakaskasen Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara untuk BBM jenis premium dan solar kosong. Hanya terlihat beberapa kendaraan yang mengisi bahan bakar pertamax. Menurut salah satu petugas SPBU, kekosongan BBM karena keterlambatan distribusi dari depot pengisian bahan bakar di Kota Bitung.(dan)
No tags for this post.
kaktif
29/04/2012 at 15:41
Bodok ini mokodongan prenium saja susah mobilang pake pertamax “”aturan torang bekeng apanya torang mau laksanakan sedangkan prenium langkah