BeritaManado.com

PILKADA SITARO: Warga Tantang Kandidat Cabup/Cawabup Tangani Harga Pala

November 12
15:21 2017
Perkebunan pala milik warga di Pulau Siau.

Perkebunan pala milik warga di Pulau Siau.

 

Sitaro, BeritaManado.Com – Pala merupakan salah satu komoditi unggulan Kabupaten Kepulauan Sitaro dari sektor perkebunan.

Anjloknya harga komoditi pala di angka yang kurang menjanjikan beberapa tahun terakhir ini menimbulkan keraguan bagi masyarakat untuk menaruh kepercayaan terhadap para kandidat Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) dalam perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sitaro 2018 mendatang.

Menurut warga, minimnya pemahaman para petani mengenai jalur perdagangan turunan komoditi pala akan sangat berpotensi timbulnya kecurigaan terhadap pelaku usaha termasuk pedagang pengumpul.

“Wajar saja apabila saat ini masih ada masyarakat yang bertanya-tanya dan meragukan. Karena sejauh ini masyarakat apalagi petani tidak tahu soal peredaran atau jalur perdagangan komoditi pala, dan tidak ada yang menfasilitasi dalam memberikan penjelasan kepada mereka terkait hal ini,” kata Marthenus Tempone, warga Siau, Sabtu (11/11/2017).

Namun demikian, hal ini akan dapat terbantahkan apabila para kandidat cabup dan cawabup nantinya mengambil langkah berani dengan membentuk koperasi pala dengan harga yang menjanjikan dengan subsidi dari pemerintah.

“Dengan begitu, warga khususnya petani tidak khawatir lagi dengan harga yang mengalami penurunan ditingkat pedagang pengumpul, karena ada koperasi khusus komoditi pala yang dapat menjamin kesejahteraan mereka,” tutur Tempone.

Terpisah, salah satu petani Pala asal Siau, Son Derek, menyambut baik saran dari warga tersebut.

Bahkan mereka menantang para kandidat Cabup dan Cawabup yang nantinya menyusun visi dan misi dapat menaruh rencana pembentukan koperasi pala dalam program agar masuk dalam bahan kampanye.

“Kami tantang para kandidat untuk berani mengambil langkah ini demi kesejahteraan masyarakat di Sitaro, dan ini juga ujian bagi para calon apakah benar memperhatikan hak petani pala,” tukas Derek.

Dari data yang berhasil dirangkum BeritaManado.com, harga jual pala saat ini rata-rata mencapai Rp56ribu per Kilogram (Kg).

Komoditi Pala salah satu komoditi dari sektor pertanian dan perkebunan penyumbang terbesar pembentukan PDRB dan pertumbuhan ekonomi di daerah.

Sehingga dengan adanya koperasi sebagai sokoguru perekonomian akan memberikan dampak positif terhadap masyarakat.

 

(Stenly Gaghunting)

 

 

 

 

 

 

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment