BeritaManado.com

Peduli Bencana, Wartawan di Sulut Bentuk Organisasi Ini

September 13
08:09 2017

Manado – Setelah melewati pendidikan dan pelatihan kebencanaan dalam Forum Wartawan Bencana sejak Senin (11/9/2017), 45 wartawan yang bertugas di Sulawesi Utara (Sulut) akhirnya membentuk Wartawan Peduli Bencana (Wapena) Sulut pada Rabu (13/9/2017).

Menurut Kepala Sub Bidang Media Elektronik BNPB, Ario Akbar Lomban, Wapena Sulut akan jadi mitra Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulut dalam mengedukasi masyarakat terkait kebencanaan.

“Kami juga berharap ada diantara wartawan yang nantinya bisa menjadi relawan penanggulangan bencana. Sehingga kami juga berharap BPBD provinsi dan kabupaten dan kota agar bisa men-support aktivitas Wapena,” ujar Ario.

Sementara itu, Wakil Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Manado, Denny Mintianto, menyatakan, IWO Manado sejak awal mendukung terbentuknya Wapena Sulut.

“Wapena Sulut bisa jadi pihak penyambung lidah BPBD dalam upaya pengurangan resiko bencana di Sulawesi Utara,” terangnya.

Senada dikatakan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado, Yoseph Ikanubun, mengaku bersyukur dengan terbentuknya Wapena Sulut. Menurut dia, Wapena Sulut yang baru dibentuk perlu diberikan panduan tambahan.

“Sehingga wartawan juga bisa memahami secara tepat tentang posisinya saat terjadinya bencana. Bagaimana tepatnya teknik peliputannya dan lain-lain,” terangnya.

Sementara itu, sebagaiman pantauan KlikNews, pemilihan Ketua Wapena Sulut berlangsung alot. Ada empat nama calon yang muncul, yaitu Amanda Komaling, Asrar Yusuf, Simon Siagian, Feybe Lumanauw.

Dalam pemilihan itu, Amanda Komaling terpilih sebagai ketua setelah meraih 30 suara. Adapun Simon Siagian utusan Ikatan Wartawan Online-IWO yang mendapatkan 8 suara diangkat sebagai wakil ketua, Feybe dengan 7 suara sebagai bendahara, dan Asrar Yusuf diangkat menjadi sekretaris. Selain itu, Arthur Lowpatti diangkat sebagai humas.

Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulut, Amanda Komaling, mengaku bangga bisa terpilih secara demokrasi sebagai Ketua Wapena Sulut. Meski demikian, dia berharap, Wapena Sulut bukan hanya sekadar jalur koordinasi, tapi juga menjadi wadah untuk mengotokrisi BNPB maupun BPBD.

Di kesempatan yang sama, Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) BPBD Sulut, Edwin Monding, merasa bersyukur atas kehadiran Wapena Sulut. Dia mengaku, BPBD Sulut akan mendukung penuh kegiatan dan aktivitas Wapena Sulut.

Bahkan dia mengajak Wapena Sulut untuk bisa berkoordinasi dengan Pusdalops BPBD Sulut.

“Sehingga informasi kebencanaan bisa di-update bersama. Kami juga bersedia untuk dikritisi,” tandasnya. (***/Jrp)

 

 

 

 

 

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment