BeritaManado.com

Menindaklanjuti Aspirasi Masyarakat, Komisi 2 DPRD Sulut RDP Manajemen Indomaret dan Alfamart

July 19
16:34 2017

Cindy Wurangian

Manado – Mencermati keberadaan gerai Indomaret dan Alfamart yang semakin menjamur di Provinsi Sulawesi Utara, Komisi 2 DPRD Sulut menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pimpinan dua ritel tersebut, Rabu (19/7/2017) siang.

Rapat dipimpin Ketua Komisi 2 Cindy Wurangian, didampingi wakil ketua komisi Noldy Lamalo, anggota komisi Billy Lombok, Ferdinand Mangumbahang dan Raski Mokodompit.

Rapat Komisi 2 DPRD Sulut bersama Indomaret dan Alfamart

Ketua Komisi 2 Cindy Wurangian mempertanyakan berapa banyak gerai Indomaret dan Alfamart, daerah mana saja yang memberi izin pembukaan gerai, serta serapan tenaga kerja lokal.

“Misalnya pembukaan gerai per kabupaten kota atau kecamatan apakah ada pembatasan jarak dan jumlah? Keberadaan Indomaret dan Alfamart memberi kemudahan bagi masyarakat namun fakta lain bahwa banyak masyarakat resah atas kehadiran ritel moderen ini,” jelas Cindy Wurangian.

Manajemen Indomaret manajemen

Pihak Indomaret dan Alfamart diwakili Development Manager Indomaret, Yusuf Sunandar, dan kepala toko Alfamart Glen Mananalis, mengungkapkan sebanyak 232 gerai Indomaret berdiri di Sulawesi Utara tersebar hampir di seluruh kabupaten dan kota, seperti kota Manado, Tomohon, Bitung, Kotamobagu, kabupaten Minahasa, Minut, Minsel, Boltim dan Bolmut.

Total Indomaret mengerjakan sekitar 1700 karyawan, jumlah hampir sama dipekerjakan Alfamart yakni 1758 karyawan.

“Setiap unit mempekerjakan rata-rata 7 karyawan, hampir semua karyawan Indomaret adalah masyarakat Sulawesi Utara hanya sekitar 10 persen didatangkan dari pulau Jawa sebagai pelatih tapi keberadaan mereka hanya sementara. Soal perizinan masing-masing unit tidak borongan,” terang Development Manager Indomaret, Yusuf Sundandar, pada rapat yang juga dihadiri Kepala Seksi Bina Pasar Disperindag Sulut, Marten Sirappa.

Indomaret Billy Lombok

Sementara anggota Komisi 2 Billy Lombok, mengatakan keberadaan ritel moderen Indomaret dan Alfamart dapat menunjang kunjungan wisatawan di provinsi Sulawesi Utara. Ketua Pemuda Sinode GMIM 2 periode ini mengingatkan manajemen Indomaret dan Alfamart menjamin kebersihan toilet sekaligus menyiapkan fasilitas ruangan menyusui bagi ibu rumah tangga.

“Termasuk karyawan yang masuk kerja di hari-hari raya keagamaan seperti Natal dan Idul Fitri perlu dibijaksanai oleh manajemen Indomaret dan Alfamart,” tegas Billy Lombok.

Development Manager Indomaret, Yusuf Sunandar, mengatakan sebagai bentuk pelayanan sekaligus menunjang program pariwisata, banyak gerai Indomaret dibuka 24 jam, menjamin kebersihan toilet dan pelayanan baik oleh karyawan yang bertugas.

Indomaret Raski Mokodompit

“Misalnya di kota Manado sebanyak 17 toko buka 24 jam, yakni Indomaret hibrida dan Indomaret point. Soal kerja di hari raya telah diatur mengikuti undang-undang tenaga kerja. Karyawan kerja di hari raya terhitung lembur,” tandas Yusuf Sunandar.

Wakil Ketua Komisi 2 Noldy Lamalo, tidak ketinggalan mempertanyakan penyaluran hasil sumbangan di kotak donasi dari konsumen yang berbelanja di gerai Indomaret dan Alfamart.

“Kami hanya ingin tahu penyaluran donasi itu apakah ke masyarakat Sulawesi Utara atau ke luar daerah, karena masyarakat disini juga membutuhkan bantuan dari donasi itu,” terang Noldy Lamalo.

Cindy Wurangian dan Noldy Lamalo

Pihak Indomaret dan Alfamart diwakili Development Manager Indomaret, Yusuf Sunandar, dan kepala toko Alfamart Glen Mananalis, mengatakan penyaluran donasi melalui melalui cara mengumpul sumbangan donasi seluruh Indonesia kemudia disalurkan melalui yayasan-yayasan seperti yayasan kanker, PMI dan lainnya.

“Tapi untuk penyaluran di daerah kami membutuhkan peran fasilitator seperti LO dari pihak Disperindag sesuai keputusan rapat ini karena kami membutuhkan sasaran penyaluran donasi dan CSR,” jelas Yusuf Sunandar diiyakan Glen Mananalis.

Ketua Komisi 2 Cindy Wurangian kembali mempertanyakan kepada manajemen Indomaret dan Alfamart, kenapa gerai Indomaret dan Alfamart banyak yang berdekatan?

“Kenyataan di lapangan, banyak toko Indomaret berdekatan. Jika ada Indomaret kemungkinan besar diikuti pembangunan Alfamart, begitu pula sebaliknya,” tutur Cindy Wurangian.

Pihak Indomaret dan Alfamart diwakili Development Manager Indomaret, Yusuf Sunandar, dan kepala toko Alfamart Glen Mananalis, mengungkapkan, kehadiran Indomaret dan Alfamart dalam satu kawasan terjadi secara alami, tanpa bermaksud persaingan.

“Mungkin karena minimarket yang masih eksis tersisa Indomaret dan Alfamart, sehingga keberadaannya hampir selalu bersamaan dalam satu kawasan bahkan satu lingkungan. Jika dianggap bersaing itu bersaing sehat tidak saling menjatuhkan,” pungkas Yusuf Sunandar. (Advertorial/JerryPalohoon)

 

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment