BeritaManado.com

MAPALUS, Filosofi Ivan Sarundajang dan Careig Runtu Membangun Minahasa

May 17
07:24 2018
Ivan Sarundajang dan Careig Runtu

Ivan Sarundajang dan Careig Runtu

 

 

Tondano – Mapalus, menjadi landasan semangat dan filosofi calon Bupati Ivan Sarundajang dan Calon Wakil Bupati Minahasa Careig Naichel Runtu untuk membangun Kabupaten Minahasa.

 

Ivan Sarundajang mengatakan, budaya Mapalus merupakan karakter Tou Minahasa.

 

“Seperti lagu pujian ‘Bagi Tuhan, tak ada yang mustahil’ maka saya juga meyakini tidak ada istilah mustahil untuk kembali dan terus menerapkan konsep kehidupan orang Minahasa yang telah ditanamkan beratus tahun, Mapalus. Ini untuk menjaga kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Minahasa,? kata Ivan Sarundajang, Rabu (16/5/2018).

 

Bagi Ivan Sarundajang, Mapalus pada jaman dahulu diterapkan sebagai sikap saling membantu, tolong-menolong, gotong-royong dan semangat bagi para petani.

 

Dahulu, para petani saling membantu dan semangat dalam bekerja sejak pagi hari, untuk mengolah tanah Minahasa yang kaya raya dan mencapai kesejahteraan bersama-sama.

 

Karenanya saat ini menurut Ivan Sarundajang, filosofi, tradisi dan budaya Mapalus harus terus dijalankan terutama oleh generasi muda.

 

Sehingga pembangunan di Minahasa nantinya, adalah pembangunan yang selalu memanusiakan manusia. Serta menghormati alam raya sebagai ladang tempat manusia berusaha.

 

“Saya kira kita akan sukses dalam pertanian terutama berkebun jika membudayakan lagi Mapalus. Begitu juga dengan bidang-bidang pembangunan lain, agar Minahasa dan masyarakatnya terus mendapatkan kesejahteraan,” jelas Ivan Sarundajang.

 

Menanggapi hal ini, Srikandi Partai Golkar Minahasa Vivi Wakary mengatakan, penggagasan konsep pembangunan dengan filosofi Mapalus ini sebagai ide cerdas, dan brilian.

 

“Mapalus adalah karakter dan budaya Tou Minahasa, dan ini saya yakin adalah hasil pemikiran mendalam dari seorang Ivan, setelah mengkaji latar belakang Minahasa. Bagi saya membangun dengan mengadopsi budaya asli orang Minahasa ini adalah ide cerdas,” kata Vivi Wakary.

 

 

(rds)

 

 

 

 

 

 

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

eighteen − 13 =