Penulis: amas | 02/05/2012.
Manado – Dalam perayaan hari buruh se-dunia di Kota Manado ratusan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) mendatngi kantor DPRD Kota Manado untuk bertemu para wakil rakyat mereka. Para pengunjuk rasa yang lanPagsung diterima Syarifudin Saafa (komisi B), Stela Pakaja (komisi D), Widjayanto Patonti (komisi A), dan Boby Daud (komisi B) di ruang paripurna DPRD.
Penyampaian tuntutan pun disampaikan para perwakilan pengunjuk rasa, yang diantaranya meminta agar Kadis Ketenaga Kerjaan (Naker), Kadis Kebersihan dan pertamanan Kota Manado untuk diganti karena dinilainya belum mampu mewujudkan keinginan para buruh.
”Kami menilai posisi Kepala Dinas, khususnya di Dinas Ketenaga Kerjaan dan Kadis Kebersihan itu harus benar-benar orang yang berkompeten untuk diberikan jabatan ini oleh walikota, namun yang saat ini kami nilai masih belum berkompeten menduduki jabatan di kedua Dinas itu, sehingga baiknya dipertimbangkan lagi kedua Kadis ini untuk menjabat lagi,” papar Romel Sondakh selaku kordinator pengunjuk rasa.
Saat menerima tanggapan dan tuntutn para pendemo, Saafa yang juga kader Partai Keadilan Sejahtera mengungkapkan berbagai aspirasi yang disampaikan kaum buruh akan ditindak lanjuti pihak legsislatif untuk kemudian diperjuangkan. Selain itu, tambah ketua wilayah PKS ini pihak dewan Kota Manado meminta agar kaum buruh tetap koperatif dalam menjalankan tugas mereka.
”Untuk tuntutan kenaikan gaji, misalnya bagi buruh kebersihan yang meminta agar gajinya bisa dinaikkan sampai Rp. 2.000.000, kami akan upayakan hal tersebut. Dengan begitu, kami pun meminta agar para buruh bisa menjaga semangat kerja mereka sehingga bisa tetap koperatif. Selaku wakil rakyat kami berjanji akan merealisasikan keinginan dan harapan kalian para buruh,” ungkap Saafa yang disambut tepuk tangan meriah dari pendemo. (Am)
Tags: Boby Daud, Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia, Stela Pakaja, Syarifudin Saafa, Widjayanto Patonti
TERKOMENTARI