Penulis: jrp | 06/12/2011.
MANADO – Masih banyaknya warga yang belum menggunakan gas LPG (elpiji) terkait program pemerintah pusat yang melakukan konversi minyak tanah ke elpiji dinilai sejumlah pihak karena kurangnya sosialisasi penggunaan elpiji di masyarakat. Menanggapi hal tersebut Gubernur DR. S. H Sarundajang mengharapkan adanya sosialisasi dari para bupati dan walikota.
Hal tersebut diutarakan Sarundajang disela-sela pelaksanaan rapat Forkopimda provinsi dan kabupaten/kota yang berlangsung di Hotel Sintesa Peninsula Manado, Selasa (6/12).
“Bupati dan walikota harus melakukan sosialisasi tentang penggunaan elpiji, mengingat pemerintah pusat memasuki awal tahun 2012 tepatnya bulan Februari nanti, sudah akan menarik subsidi minyak tanah dan akan menggantikannya dengan elpiji,” ujar gubernur.
Gubernur juga menghimbau masyarakat supaya mempersiapkan diri dengan konversi minyak tanah ke elpiji yang pada tahun depan akan diberlakukan di Sulut. Untuk itu masyarakat tidak perlu takut dengan penggunaan elpiji asalkan pemakaiannya sesuai dengan apa yang menjadi instruksi pemakaian elpiji tersebut.
“Mengingat masyarakat yang masih trauma untuk menggunakan bahan bakar elpiji, maka menjadi tugas kita bersama, termasuk bupati dan walikota untuk melakukan sosialisasinya, sehingga masyarakat mau menggunakan elpiji tersebut,” paparnya. (jrp)
Tags: Dr. S. H. Sarundajang
TERKOMENTARI