Penulis: abm | 23/12/2011.
MANADO – Menjelang perayaan Natal, antrian terus terjadi di sebagian besar SPBU yang ada di Sulut. Kondisi ini membuat warga yang lagi sibuk berbelanja ikut mengeluhkan, karena ikut terjebak dalam antrean tersebut.
Terpantau, antrean panjang kendaraan hampir terjadi di setiap SPBU yang ada di Kota Manado dan Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara. Bahkan di sore atau malam hari, rata-rata SPBU telah kosong. Beberapa kendaraan bahkan harus parkir di SPBU karena tidak sempat kebagian BBM.
Ironinya, kios-kios pengecer yang tumbuh subur di pinggiran jalan utama di Kota Manado, Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa dan Kota Tomohon stoknya melimpah. Beberapa kendaraan roda dua dan roda empat harus rela mengantri mengisi bahan bakar meski premium dijual seharga Rp 6000 per liternya.(ried)
Tags: bbm, spbu
Prof Lucky Sondakh
25/12/2011 at 11:47
Saya kebetulan hampir tiap bulan ke Jakarta…untuk berbagai kesibukan sambil jenguk anak2 dan cucu cucu yang mantap mantap….saya nyetir sendiri mobil dalam berkendaraan di Jakarta..baik ke golf ataupun kegiatan lain…….anehnya ya…di Jakarta ndak ada antrian panjang tuk mendapatkan BBM dengan harga subsidi…kenapa di Manado?….kasihan juga..antrian itu juga terjadoi pada “Christmas Season”….kasihan “orang Orang Kecil”….yang ndak sanggiup beli Petramax…….jadi sebetulnya ini adalah “Bisnis Strategy Pertamina Untuk Meraup Profi Sebesar besarnya memaksa konsumen beralih ke Pertamax…..tapi sebwetulnya…tolong dong diperhatikan kebutuhan sosial masyarakat yang sangat urgent pada Natal dan Tahun baru ini…menurut saya sebetulnya…The Government must take control…please…