Penulis: amas | 31/03/2012.
Manado – Ketika mengamati kondisi politik nasional, dimana kenaikan harga BBM yang mengharuskan DPR RI melakukan sidang paripurna mendatangkan tanggapan masyarakat. Alwan Rikun, Ketua Umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sulawesi Utara menuturkan keprihatinannya dan kecaman kersanya para partai yang tidak pro pada rakyat.”Sedih dan sekaligus menjengkelkan, dimana harga BBM akan dinaikkan, tapi sebagian partai masih asyik bermain dilevel bargaining politik yang hanya menguntungkan diri mereka sendiri, sehingga akhirnya aspirasi masyarakat diabaikan,” tutur Alwan.
Menurut Alwan, sejatinya masyarakat harus diuntungkan dalam semua pengambilan kebijakan pemerintah. ”Kalau mau konsisten dan realistis, pemerintah dan DPR berada pada posisinya sebagai pemerintah dan wakil rakyat itu karena masyarakat, tapi kok kenapa saat ini masyarakat lagi disusahkan dengan kenaikan harga BBM, DPR malah sebagian masih sibuk dengan kepentingannya dan bahkan mendukung agar harga BBM dinaikkan,” tegas Alwan menutup. (Am)
Alwan Rikun: Ironis, Ada Partai Yang Tak Populis
TERKOMENTARI