BeritaManado.com

Oknum Kontraktor Kasus Pemecah Ombak Masuk Malendeng

November 15
21:46 2017

IMG_20171115_213206

 

Manado, BeritaManado.com – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut) kembali menahan tersangka dugaan tindak pidana korupsi proyek pemecah ombak di Desa Likupang II, Kabupaten Minahasa Utara (Minut).

R selaku Direktur PT Manguni Makasiouw Minahasa, pelaksana pekerjaan proyek pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Minahasa Utara TA 2016 itu, ditahan Rabu (15/11/2017) oleh penyidik Kejati Sulut.

Kasi Pekum Kejati Sulut Yoni Malaka menjelaskan, penahanan dilakukan untuk selama 20 hari yaitu terhitung sejak 15 November – 4 Desember 2017 di Lapas Kelas IIa Malendeng Mando.

“Berdasarkan hasil penyidikan serta pemeriksaan yang dilakukan terhadap tersangka pada hari ini (15/11/2017), penyidik berpendapat telah terpenuhi syarat-syarat penahanan yang diatur dalam KUHAP,” jelas Malaka.

Ditambahkan Malaka, dalam perkara yang diduga menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp 8,8 miliar tersebut, tersangka diduga telah menyalahgunakan wewenang dalam proyek pemecah ombak dan penimbunan pantai di Desa Likupang II dengan nilai proyek Rp15 miliar.

Terhadap tersangka dikenakan pasal 2 ayat 1 jo pasal 3 jo pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah oleh UU No. 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

 

(rds)

 

Baca juga kasus pemecah ombak di Likupang:

 

 

 

 

 

 

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment