BeritaManado.com

Ini Kisah Inspiratif Malam Natal dari ARYANTHI BARAMULI

December 27
19:36 2017

 

Ibunda Aryanthi Baramuli (baju putih) Prof DR Min Albertina Nomay Kaunang SH MH MBA MSc MTh PhD, saat mengikuti ibadah Malam Natal di Palangkaraya. (Foto:IST)

Ibunda Aryanthi Baramuli (baju putih) Prof DR Min Albertina Nomay Kaunang SH MH MBA MSc MTh PhD, saat mengikuti ibadah Malam Natal di Palangkaraya. (Foto:IST)

 

Jakarta, BeritaManado.com — Ibadah Malam Natal di Kota Palangkaraya, Minggu (24/12/2017) menyimpan kisah inspiratif dari seorang bernama Aryanthi Baramuli.

Tenaga dan pikiran yang sedikit terkuras pasca rangkaian acara pelantikan Pengurus Cancer Information and Support Center (CISC) Kalimantan Tengah, tak menyurutkan niatnya untuk mengantar ibunda tercinta mengikuti ibadah malam Natal.

Kepada BeritaManado.com, Rabu (27/12/2017), Aryanthi mengisahkan bahwa pukul 17.00 WIB usai acara pelantikan CISC, dirinya mengantar sang bunda serta pengurus CISC yang beragama Kristen ke gereja.

“Selama ibadah berlangsung, saya menunggu di luar gedung gereja. Sama sekali tidak ada rasa bosa menunggu ibu saya beribadah di gereja. Ini salah satu contoh wujud nyata bakti seorang anak kepada orangtuanya, meski hanya dalam hal kecil,” ungkap Aryanthi.

Aryanthi sendiri mengakui bahwa dirinya banyak belajar dari sosok ibunya yang selalu ingin berbagi ilmu yang dimiliki kepada banyak orang.

Sungguh suatu hal yang diluar dugaan, bahwa ibunda Aryanti memiliki nama dengan sederet gelar akademik di depan dan belakang nama yaitu Prof DR Min Albertina Nomay Kaunang SH MH MBA MSc MTh PhD.

Gelar akademiknya juga masih ada yang lain, bahkan di usia yang sudah mencapai 87 tahun, Prof Albertina masih tercatat sebagai mahasiswa Program Doktoral (S3) Fakultas Hukum di Universitas Jayabaya.

Tak hanya itu, dia juga adalah mahasiswa Program Magister (S2) Ilmu ekonomi Universitas Kristen Indonesia.

“Seumur hidupnya didedikasikan untuk mengajar Hukum Tata Negara di Universitas Indonesia, AKABRI dan lain sebagainya. Dia selalu belajar berbagai disiplin ilmu. Semangatnya itulah yang saya adopsi, dimana muaranya adalah kasih. Berbagi ilmu juga merupakan implementasi dari kasih,” tutup Aryanthi.

 

(frangki Wullur)

 

 

 

 

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

6 + 14 =