BeritaManado.com

IDB dan IFAD Kunjungi Minsel, Upaya Bupati TETTY PARUNTU Ini Segera Terealisasi

April 15
21:58 2018
Tim IDB dan IFAD Saat Berkunjung ke Minsel

Tim IDB dan IFAD Saat Berkunjung ke Minsel

 

Amurang, BeritaManado — Beberapa waktu lalu, rombongan dari Islamic Development Bank (IDB) dan International Fund for Agriculture Development (IFAD) yang merupakan organisasi di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) datang ke Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

Kedatangan tim dari IDB dan IFAD ini adalah dalam rangka mewujudkan rencana industrialisasi kentang di Kecamatan Modoinding.

Kedatangan tim gabungan ini, merupakan awal sebelum dikucurkan dana 134 Miliar rupiah yang diupaya Bupati Minsel, Dr. (HC) Christiany Eugenia Paruntu, SE, D.Min beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan awal dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Minsel Drs Danny Rindengan dan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Minsel Frans Tilaar, tim meminta informasi terkait sektor pertanian, baik topografi dan potensinya.

“Kami sudah melaksanakan pertemuan dengan rombongan dari IBD dan IFAD. Banyak informasi yang sudah kami sampaikan kepada mereka. Sesuai planing, mereka memang akan membiayai atau menjadi lembaga donor pengembangan agro industri kentang di Modoinding,” kata Danny Rindengan.

Ditambahkannya, dana yang disediakan adalah untuk pengembangan agro industri kentang sebesar 134 Miliar rupiah, dan akan diberikan secara bertahap selama lima tahun.

“Tentu atas nama bupati kita berterimakasih pada pihak Kementrian Pertanian, IFAD dan IDB. Kami berharap dapat segera terlaksana secepatnya. Pemkab Minsel juga sangat mendukung,” terang Danny Rindengan.

Tim juga melakukan peninjauan langsung ke Modoinding dan terus didampingi oleh tim dari Dinas Pertanian Minsel, baik Kepala Bidang (Kabid) Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Pertanian Minsel Allbrian Rantung SPt, MSi dan Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Minsel Augus Meldy Sumajow.

“Mereka sangat tertarik dengan Modoinding, sebagai daerah penghasil kentang. Bahkan, meski jauh, mereka meminta kami untuk membawa mereka untuk melihat perkebunan kentang,” ungkap Frans Tilaar.

Selesai Tim IBD dan IFAD mengunjungi Modoinding, mereka terkesima dengan perkebunan kentang yang sangat luas. Dan mereka berjanji untuk segera mengucurkan bantuan dana Segar untuk pengembangan kentang di Modoinding.

(TamuraWatung)

 

 

 

 

 

Ads




0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

two − one =