BeritaManado.com

HUT ke-56: OLLY DONDOKAMBEY Mengimplementasikan Filosofi Padi

November 18
11:07 2017

 

Olly Dondokambey saat panen padi di sawah. (Foto:IST)

Olly Dondokambey tepat di HUT ke-56 pagi ini, Sabtu (18/11/2017) melakukan panen padi di kediaman Desa Kolongan, Minahasa Utara. (Foto:IST)

 

KOLONGAN, BeritaManado.com — Wujud syukur atas Hari Ulang Tahun ke-56, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE mengimplementasikan filosofi padi di kompleks kediaman Desa Kolongan, Kalawat, Minahasa Utara.

Sabtu (18/11/2017) pagi, Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Utara ini melakukan panen padi di lahan sawah dekat kediaman pribadi.

Sebagaimana diketahui bersama bahwa padi yang sudah siap panen itu memiliki karakter kian berisi, kian merunduk.

Usia yang telah melewati angka emas yang menandakan seseorang menjadi pribadi yang semakin rendah hati dan itu telah diimplementasikan sang pemimpin.

Beragam tanggapan pun bermunculan tak terkecuali dari kader PDIP di Minahasa.

Personil Fraksi PDIP DPRD Minahasa Dicky Masengi menuturkan bahwa Bendahara Umum DPP PDI Perjuangan itu telah menjadi kebangaan rakyat Sulawesi Utara karena telah berhasil melakukan berbagai terobosan brilian.

“Salah satu yang bisa dilihat yaitu gebrakannya di sektor pariwisata. Dengan menggandeng berbagai stakeholder, beliau berhasil membuka jalur transpotasi pariwisata dengan sejumlah kota besar di Tiongkok melalui penerbangan langsung,” ungkapnya.

Lain halnya dengan Chyntia Keintjem, yang mengharapkan sang pemimpin tetap mendapatkan berkat Tuhan bersama dengan seluruh keluarga, sehingga dapat menjalankan tugas pengabdian mensejahterakan rakyat Sulut dengan bijaksana.

Senada dengan Masengi dan keintjem, kader PDIP Minahasa lainnya Feybe Sanger berharap agar dalam menjalankan tugas kepemimpinan di bumi nyiur melambai ini, dapat membuat Sulut semakin maju dan hebat.

“Sebagai orang beriman, kami rasa apa yang ditunjukkan Olly Dondokambey itu merupakan sebuah teladan bahwa menjadi seorang pemimpin tidak selamanya harus berada di belakang meja. Dengan menunggangi mesim pemotong padi membuktikan bahwa beliah adalah pemimpin yang memiliki karaktersitik melayani,” kata ketiganya.

 

(frangkiwullur)

 

Baca juga berita terkait Olly Dondokambey:

 

 

 

 

 

 

 

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment