BeritaManado.com

Di Hadapan Polisi Rully Mengaku Semua Hanya Skenario

May 09
08:34 2018

Rully Nento saat dimintai keterangan.

 

Minut, BeritaManado.com – Rully Nento, pengemudi motor (Ojek) online Grab, hanya bisa tertunduk lesuh.

Di hadapan petugas Polres Minahasa Utara (Minut) Selasa (8/5/2018), Rully tak dapat berkutik dan mengakui bahwa cerita hilangnya dirinya karena dikejar begal motor pada Minggu (6/5/2018), semua hanya skenario.

Rully sendiri dijemput petugas Polres Minut di Kecamatan Telaga Biru Kabupaten Gorontalo pada Senin (7/5/2018).

“Saya hanya ingin mengelabui teman-teman bahwa motor saya hilang dicuri orang. Makanya saya langsung buat voice note dan kirim ke teman-teman,” kata Rully di depan petugas.

Rupanya, skenario pemalakan motor berawal dari kecemasan Rully soal cicilan motor Yamaha Mio X3 miliknya yang sudah menunggak satu bulan setoran sejumlah Rp900 ribu, juga cicilan handphone (Hp) senilai Rp500 ribu.

Diceritakan Rully pada Sabtu (5/5/2018), dia sempat bermalam minggu bersama seorang teman wanita, yang bekerja di salah satu Hotel di Manado.

Kemudian usai mengantar temannya pukul 24.00 Wita, Rully bergabung bersama teman-teman sesama driver, di markas Grab Army Sulut (GAS) jalan Babe Palar Manado untuk nongkrong.

“Waktu itu saya stres pikir mau bayar cicilan motor dan Hp. Lalu saya susun skenario itu dan saya pikir mau lari ke Gorontalo,” ujar Rully.

Usai membat voice note di grup Whats App ojek online, Rully mengaku langsung membuang kartu sim miliknya itu dan langsung menuju ke Gorontalo dengan menggunakan motor Yamaha Mio X3 miliknya.

“Saya ke Gorontalo, tiga kali singgah. Pertama di Amurang, kedua di Inobonto singgah makan. Setelah itu, pergi di rumah istri saya di Dulupi Gorontalo. Motor saya tinggalkan di rumah istri lalu Senin (7/5/2018) pagi saya ke rumah kakak di Telaga Biru,” cerita Rully.

Dengan wajah pasrah, Rully juga mengaku bahwa video pengakuan dirnya waktu di dalam mobil juga sandiwara.

“Saya dibantu kakak saya. Setelah saya cerita semua msalah saya, kakak lalu bantu menyusun video pengakuan itu. Kami sudah bingung dan takut. Saya juga minta maaf kepada semua masyarakat yang dirugikan akibat perbuatan saya,” tambah Rully.

Kapolres Minut AKBP Alfarits Pattiwael SIK MH melalui Kasubag Humas AKP Hilman Muthalib saat dikonfirmasi mengatakan sampai saat ini Rully masih dalam pemeriksaan.

Selain Rully, Ikbal Permata yang melakukan share pertama di grup dimintai keterangan. Serta Wakil Ketua GAS yang adalah suami Deysi Saidan pemeran video ‘kusu-kusu’ akan diperiksa.

“Oknum-oknum yang terlibat dalam kasus ini akan diperiksa keterlibatannya. Semua tentu ada sanksi,” ujar Hilman.

 

(Finda Muhtar)

 

Baca Juga:

Beredar Video Pengakuan Rully Usai Ditemukan di Gorontalo. Polres Minut Masih Cek Kebenaran

 

 

 

 

 

 

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

seven − three =