BeritaManado.com

Denny Tewu Protes Draft Undang-Undang Pemilu hanya Cantumkan 3 Pilar Kebangsaan

January 24
20:35 2012

“PDS Juga Perjuangkan Pluralisme Dunia”

MANADO – Ketua Umum Partai Damai Sejahtera (PDS), Denny Tewu melakukan protes keras kepada lembaga DPR-RI terkait draft rancangan Undang-Undang Pemilu yang hanya mencantumkan tiga pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945 dan NKRI

“Padahal-kan ada 4 pilar yakni, Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tuggal Ika. Bagaimana komitmen kita berbicara 4 pilar kebangsaan, kalau hanya untuk kepentingan politik yang didengungkan hanya tiga, sementara Indonesia ini adalah negara yang sangat majemuk,” tegas Tewu yang turut didampingi anggota DPRD Sulut Arthur Kotambunan, Syenny Kalangi dan Paul Tirajoh.

Untuk itu, tewu mengingatkan unsur Bhinneka Tuggal Ika harus tetap ada di negara Republik Indonesia sebagai warna pluralisme bangsa. “Supaya suara-suara sekecil apapun itu harus terakomodir,” tukasnya lagi.

Lanjut Tewu, seperti halnya Presiden Soekarno pernah memperjuangkan dasar negara Pancasila sampai ke Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menjadi dasar dan filosofi seluruh dunia, hal yang sama terus dilakukan PDS untuk menjadikan Bhinneka Tunggal Ika sebagai warna dunia.

“Itulah aset dan kekuatan bangsa Indonesia, dan itu akan terwujud melalui PDS sebagai partai yang berbasis Kristen yang berjuangan untuk pluralisme bukan hanya bagi bangsa Indonesia namun juga untuk seluruh dunia,” ujarnya berapi-api. (mega)

 

 

 

 

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

8 − three =