MK Kabulkan Gugatan TUNTAS di Minut, Tomohon Hitung Ulang

JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) menunda kemenangan yang diraih pasangan Partai Demokrat, Sompie Singal – Yulisa Baramuli (SBY) di Minahasa Utara dan pasangan Partai Golkar, Jefferson S.M Rumajar – Jimmy Eman di Kota Tomohon.

Sidang putusan MK, Kamis (02/09) malam, mengabulkan gugatan pasangan PDI-Perjuangan, Fransisca Tuwaidan – Willy Kumentas (TUNTAS), atas hasil Pemilukada Minut.

MK memerintahkan KPU Minut melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kecamatan Wori.

Sementara untuk Pemilukada Kota Tomohon, MK hanya mengabulkan sebagian gugatan dari pasangan Partai Demokrat dan PDI-Perjuangan, Sjennie L. Watoelangkouw – Jimmy Wewengkang.

MK memerintahkan KPU Tomohon melakukan perhitungan ulang di semua TPS di Kota Tomohon kecuali Kelurahan Wailan dilakukan coblos ulang dan hasilnya harus dilaporkan dalam waktu 60 hari.

Diketahui, hasil Pemilukada Kabupaten Minahasa Utara, 3 Agustus 2010, pasangan SBY mengungguli pasangan TUNTAS dengan selisih tidak sampai 2000 suara. Kecamatan Wori yang diperintahkan MK untuk dilakukan PSU, terdapat sekitar 10.000 suara pemilih.  (JRY)

Sekkot Tomohon ‘Diteror’

Tomohon – Aksi bernuansa teror terjadi di Kantor Walikota Tomohon yang terletak di bilangan Kelurahan Kolongan I Kecamatan Tomohon Tengah. Oknum misterius melakukan perusakan dengan memecahkan kaca jendela ruangan Kabag Ortal, Drs Daniel Pontonuwu, dan merusak beberapa aset Kantor Walikota lainnya seperti lampu taman.

Tak hanya itu, aksi yang diduga terjadi sekitar Minggu malam baru lalu juga ikut menyasar ruangan kerja Sekretaris Kota (Sekkot) Tomohon, dengan melempar telur busuk ke dalam ruangan. Kejadian ini baru diketahui Senin (30/08/10) pagi kemarin, saat para PNS berdatangan ke Kantor Walikota tersebut.

“Torang kage, pas sampe kantor lia tu kaca so pica kong pa Pak Sek (Sekkot, red) pe ruangan banya telur busuk,” aku salah satu PNS Pemkot kemarin. Pantauan Media Sulut, kondisi tersebut tak pelak membuat heboh kalangan PNS Tomohon.

Pemkot Tomohon sendiri langsung mengambil langkah hukum dengan melaporkan aksi pengrusakan tersebut ke pihak Polres. “Ya, ini sudah kita laporkan ke Polres,” aku Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Satpol-PP Tomohon, Harry Simbar.

Sementara itu, sejumlah tokoh masyarakat Kota Bunga langsung bereaksi pasca peristiswa pengrusakan tersebut. Ketua Dewan Reformasi Pembangunan Kota Tomohon (DRPKT) Ibrahim Ratulangi Tular, mengutuk keras aksi tersebut. “Kami minta pihak Polres Tomohon untuk mengusut tuntas siapa pelaku pengrusakan ini. Karena, aksi seperti ini dapat memicu resistensi di kalangan masyarakat,” tegas Tular.

Di sisi lain, Tular menilai jika pelaku pengrusakan terkesan sengaja melakukan hal itu untuk memprovokasi masyarakat. “Siapapun pelakunya, yang pasti tidak menginginkan kebaikan untuk masyarakat Tomohon. Sayang sekali, jika ada oknum yang sengaja merusak aset bangunan pemerintah, apalagi jika dilakukan secara sadar,” tandasnya. (IS)

Pemkot Tomohon Minta 50 Kuota CPNS Lulusan SMA dan SMK

TOMOHON – Rekruitmen CPNS Pemkot Tomohon dimulai pertengahan Oktober nanti. Pemkot Tomohon mengajukan permintaan tambahan ke Menpan-RB sebanyak 50 kursi untuk formasi khusus lulusan SMA dan SMK, melengkapi 214 kuota yang telah ditetapkan sebelumnya.

Kepala BKD Kota Tomohon, Drs Alex Uguy MSc kepada media, Selasa (31/08) mengatakan, permintaan tambahan kuota 50 kursi diperkirakan tidak akan disetujui semua berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya.

“Kami meminta pemerintah pusat menambah kuota untuk mengakomodir lulusan SMA dan SMK,” ujar Uguy.

Calon Golkar Epe-Eman Menang Satu Putaran di Tomohon

Walikota Tomohon, Jefferson Rumajar SE (Foto BM)

TOMOHON - Walaupun sementara bermasalah hukum setelah dijadikan tersangka olah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Incumbent Walikota Tomohon, Jefferson SM Rumajar SE yang berpasangan dengan Jimmy Eman SE Ak, terpilih sebagai Walikota dan Wakil Walikota Tomohon periode 2010-2015.

Pleno KPU, Sabtu (07/08), hasil Pemilukada Kota Tomohon, menetapkan pasangan Jefferson Rumajar-Jimmy Eman yang diusung Partai Golkar berada diposisi teratas dengan perolehan 21.201 suara atau 37,77 persen.

“Dengan demikian Pemilukada Tomohon hanya berlangsung satu putaran saja,” ujar Ketua KPU Kota Tomohon, Joudy Sangari.

Hasil Lengkap Pemilukada Kota Tomohon :

Jefferson SM Rumajar-Jimmy Eman (PG), jumlah suara 21.201  (37,77 persen).

Syennie L Watoelangkouw-Jimmy Wewengkang (PD,PDIP), jumlah suara 19.875  (35,24 persen).

Carol Senduk-Agust El Paat (Jalur Perseorangan), jumlah suara 10.964  (19,53 persen).

Jeffry Motoh-Johny Mambu, jumlah suara 4.187  (7,45 persen). (JRY)

Turnamen Bunga di Tomohon Sedot 25 Ribu Wisatawan

Tomohon Kota Bunga (Foto Beritamanado)

TOMOHON - Ivent Tournament of Flowers (ToF) yang digelar Pemkot Tomohon, Jumat (23/07), berhasil menyedot perhatian sedikitnya 25 ribu wisatawan baik lokal maupun mancanegara. ToF dibuka Dirjen Pemasaran Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) RI, Dr Sapta Nirwandar, mewakili Menbudpar, Jero Wacik.

Walikota Tomohon, Jefferson Rumajar mengatakan, ToF berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Utara. Peningkatan kunjungan wisatawan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Rumajar menambahkan, pembuatan 75 kendaraan hias menghabiskan sedikitnya 2.277.000 kuntum dengan melibatkan tidak kurang dari 11 ribu tenaga kerja.

Gubernur Sulut, Drs SH Sarundajang dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, Drs Ferdinand Mewengkang memberikan apresiasi positif atas penyelenggaraan ToF di Kota Tomohon.

Walaupun diguyur hujan deras namun pelaksanakan kegiatan berjalan sukses. Puluhan ribu masyarakat Kota Tomohon dan sekitarnya termasuk sejumlah pejabat kepala daerah menyaksikan kegiatan ini.

Masyarakat Talikuran Tolak Kiawa Jadi Ibu Kota Kecamatan

Bukit Kasih di Desa Kanonang, Kawangkoan, Salah-satu Ikon Wisata Sulut (Foto Beritamanado)

KAWANGKOAN – Masyarakat Desa Talikuran menolak rencana pemerintah untuk menjadikan Desa Kiawa sebagai pusat pemerintahan Kecamatan Kawangkoan Utara sesuai perubahan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2009.

Aksi demonstrasi damai ratusan masyarakat Desa Talikuran, Senin (20/07) kemarin, meminta Pemkab dan DPRD Minahasa membatalkan perubahan Perda tersebut dan kembali kepada keputusan awal yaitu Desa Talikuran sebagai ibukota Kecamatan Kawangkoan Utara.

“Kami tidak bermasalah dengan warga Kiawa, tapi yang kami sesalkan Pemkab dan DPRD Minahasa tidak konsisten, hari ini putuskan A besok sudah lain lagi,” teriak seorang pendemo.

Yanis Liow, salah-satu tokoh masyarakat Kawangkoan mengatakan, aksi demonstrasi ini bertujuan memprotes keputusan Pemkab dan DPRD Minahsa karena masyarakat Talikuran tidak dilibatkan dalam perubahan Perda Nomor 2 Tahun 2009.  (JRY)

Epe Merasa Teraniaya

Walikota Tomohon, Jefferson SM Rumajar SE (Foto Beritamanado)

TOMOHON – Penyampaian Visi dan Misi Calon Walikota Tomohon, Sabtu (17/07) di Kantor DPRD Kota Tomohon menampilkan tiga pasangan calon masing-masing Jefferson SM Rumajar SE – Jimmy Eman SE Ak yang diusung Partai Golkar, Linneke Sjennie Watoelangkouw SSi – Ir Jimmy S Wewengkang dari koalisi Partai Demokrat dan PDI-Perjuangan serta calon jalur independen Carol JA Senduk SH – Drs August E Paat.

Menariknya Jefferson Rumajar yang menyampaikan Visi dan Misi sesudah Linneke Watoelangkouw mengungkapkan, dirinya merasa teraniaya dalam menjalan roda pemerintahan Kota Tomohon selama lima tahun.

“Selama ini saya teraniaya, tidak mungkin semua akan merasa puas, namun saya sudah bekerja semaksimal mungkin, jika masyarakat mempercayakan saya lima tahun lagi, saya akan membenahi apa yang belum saya kerjakan,” ujar Epe disambut tepuk tangan anggota dewan yang hadir.

Epe  mengacu pada sejumlah keberhasilan yang diraih pemerintahannya selama lima tahun diantaranya, Kota Tomohon mampu berbicara sampai ke tingkat internasional dengan menjadi anggota Citynet. Sementara prestasi lainnya Kota Tomohon menempati peringkat kedua nasional untuk tata ruangwilayah.  (JRY)

Tomohon Kota Bunga

Bunga di Kakaskasen (Foto Beritamanado)

TOMOHON - Iklim, struktur tanah Kota Tomohon sangat sesuai untuk pengembangan berbagai potensi pertanian. Kota Tomohon dikenal sebagai salah satu penghasil sayuran (hortikultura) dengan wilayah pemasaran Indonesia bagian Timur.

Salah satu potensi pertanian yang dikembangkan oleh penduduk Kota Tomohon sejak dahulu adalah budidaya tanaman hias (floriculture). Pengembangan tanaman hias di Kota Tomohon selain karena beberapa faktor teknis di atas, juga karena faktor budaya masyarakat yang sejak dahulu terkenal sebagai petani tanaman hias.

Pengucapan Kurang Meriah

Arus Lalulintas di Kawangkoan (Foto Beritamanado)

MANADO - Acara rutin tahunan pengucapan syukur wilayah Kabupaten Minahasa Selatan dan sebagian Minahasa Induk, Minggu (11/07), seperti dugaan sebelumnya tidak terlalu meriah, akhirnya terbukti.

Pantauan beritamanado, tingkat kemacetan lalulintas di daerah Amurang, Tareran dan Kawangkoan tidak terlalu parah jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Kan sudah kami katakan sebelumnya, tanggal 11 Juli bertepatan dengan final Piala Dunia, banyak orang Manado memilih tidak jalan-jalan ke pengucapan, lebih memilih menunggu final Piala Dunia, orang Minahasa juga banyak yang turun ke Manado” ujar Antonius Parengkuan, warga Tareran kepada beritamanado.

Namun masyarakat tetap menyambut pengucapan syukur dengan penuh sukacita. “Walaupun tidak terlalu meriah namun kami gembira bisa menyambut keluarga dan tamu-tamu,” tutur Chintya Giroth, warga Desa Tolok, Kecamatan Tompaso.  (JRY)

Nikmatnya “Pisang Goroho” Goreng Kawangkoan

Pisang Goreng Kawangkoan .. hmm sedap ..

KAWANGKOAN – Pisang goroho goreng sebenarnya banyak di jajakan  di hampir semua daerah di Sulawesi Utara. Selain karena rasanya khas, juga oleh warga pisang goroho banyak khasiat untuk kesehatan. Namun untuk ramuan proses pembuatannya, berbeda antara masing-masing daerah, terutama berkaitan dengan penataan bentuk dan “dabu-dabunya”  (pasangan santapannya). Di Kawangkoan kabupaten Minahasa, para pedagang meramu sedemikian rupa sehingga rasanya menjadi khas dan enak untuk di santap.

Pisang goroho yang di goreng adalah pisang pilihan (tidak terlalu mentah  dan tidak terlalu masak), dengan jenis pisang yang khas atau warga sering menyebutnya pisang goroho merah (tidak terlalu berasam). Pisang digoreng dengan menggunakan kayu bakar, kemudian dabu-dabunya di buat dari bahan rica dan rempah-rempah yang segar (baru dipetik dari kebun). Biasanya konsumen menyantapnya dengan minuman teh atau kopi  panas khas Kawangkoan. Namun ada juga yang menjadikan pisang goroho goreng sebagai santapan kedua sesudah menyantap bubur manado (tinutuan) khas Kawangkoan. (joly)

IKLAN

Dibaca lebih banyak orang setiap hari dari seluruh dunia! Tepat untuk promosikan usaha anda!
Iklan dan Promosi hubungi kami melalui form isian, klik disini


Log in - Hosted by Tadulako Hosting and design by WebManado.com