Ditulis oleh redaksi
Minsel dan Mitra
Mar 6, 2010
RATAHAN - Proyek ruas Morea-Tonsawang di Minahasa Tenggara (Mitra) berbandrol Rp 3,9 miliar yang dikerjakan kontraktor PT Puri Sandy Mahardika oleh warga menilai tidak sesuai bestek. Pekerjaan jalan hanya beralas tanah tidak menggunakan pasir batu sehingga jika hujan, jalan akan cepat rusak.
Maxi Pantouw warga Morea kepada wartawan, Sabtu (06/03) mengatakan, pembuatan jalan tidak sesuai harapan masyarakat, “jalannya asal jadi, kami kecewa hasil pekerjaan hanya seperti ini,” keluh Pantouw.
Atas laporan masyarakat dan temuan legislatif, Bupati Mitra Jeremia Damongilala melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek, Jumat (05/03). Wabup menemukan penyimpangan yaitu proyek tidak sesuai bestek dan berjanji akan memberikan sanksi berat kepada pihak kontraktor. (JRY)
Ditulis oleh redaksi
Minsel dan Mitra
Mar 5, 2010
AMURANG – Kejadian menarik, Kamis (05/03) di gedung DPRD Minsel, dua oknum Kabag di lingkup DPRD Minsel yaitu Kabag Umum dan Perlengkapan, Drs NR Ransulangi dan Kabag Administrasi, Drs Nobert Mamusung terlibat adu jotos.
Berdasarkan informasi yang diterima wartawan, kejadian berawal dari niat Mamusung menggunakan bus kendaraan dinas untuk acara kedukaan. Entah bagaimana Ransulangi merasa tersinggung dan mengejar Mamusung kemudian menendang dan memukul wajah Mamusung.
Tidak menerima perlakuan ini, Mamusung melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian setempat. Kapolres Minsel FX Kumara dikonfirmasi wartawan melalui sentra pelayanan kepolisian (SPK), membenarkan laporan tersebut. (JRY)
Ditulis oleh redaksi
Berita Utama, Minsel dan Mitra
Mar 2, 2010

Asiano Gemmy Kawatu SE MSi (Foto Beritamanado)
AMURANG - Walaupun secara resmi masih menjadi kandidat bakal calon yang mendaftar di PDI-Perjuangan, terdengar kabar Asiano Gemmy Kawatu (AGK) diinginkan Partai Demokrat (PD) untuk diusung sebagai calon Bupati Minsel 2010.
Menurut sumber yang layak dipercaya, majunya AGK di PD adalah bias dari penetapan SHS sebagai calon Gubernur Sulut dari PD, “SHS mendorong AGK tetap maju sebagai bakal calon Bupati Minsel melalui PD,” ungkap sumber.
Seperti diberitakan media sebelumnya, mengingat peluang AGK diusung PDI-Perjuangan semakin menipis maka secara tersirat AGK perlahan-lahan mundur dari pencalonan namun atas dorongan Gubernur, AGK kembali menyatakan kesiapan untuk maju bersama PD di pemilihan Bupati Minsel 2010. (JRY)
Ditulis oleh redaksi
Minsel dan Mitra
Feb 27, 2010
RATAHAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara menganggarkan Champ Pria Sejati dan Wanita Bijak lewat APBD 2010. Kebijakan ini dikritik kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), apalagi kegiatan ini menghabiskan dana hampir Rp 750 juta.

Ketua LSM Patokan Esa, Novie Kolinug SH
Ketua LSM Patokan Esa, Novie Kolinug SH mengatakan Pemkab Mitra tidak peka dengan permasalahan di Mitra karena masih banyak persoalan yang mendesak untuk diselesaikan seperti persoalan tenaga honorer di Dinas Perhubungan (Dishub), yang sudah tiga bulan tidak menerima gaji dari Pemkab.
Kolinug bahkan berencana akan meneruskan berbagai temuan dugaan penyimpangan di Pemkab Mitra kepada pihak Kejaksaan Tinggi. Bupati Telly Tjangkulung dianggap telah gagal memegang amanah rakyat dan tidak mampu menterjemahkan aspirasi rakyat Mitra. (JRY)
Ditulis oleh redaksi
Minsel dan Mitra
Feb 25, 2010

Wakil Bupati Minsel, Ventje Tuela (Foto Beritamanado)
AMURANG - Dianggap tidak dilibatkan dalam roling pejabat beberapa waktu lalu, Wakil Bupati Minsel Ventje Tuela kepada Wartawan menyatakan kekecewaannya. “Tuela menuding Kepala Kantor Penanaman Modal Tosepu Asmawa yang mengatur roling pejabat ini.”
Tuela mengaku sempat mengikuti rapat di ruangan bupati pekan lalu, hanya dalam rapat tinggal disosialisasikan keputusan yang sudah dibuat. Dirinya merasa tidak dilibatkan dalam keputusan roling pejabat tersebut.
Dekab Minsel melalui Ketua Komisi C, Robby Sangkoy menyesalkan pernyataan Tuela yang diekspos ke media massa. Dewan beranggapan pernyataan Tuela ke media massa sama dengan membuka kebobrokan pemkab sendiri. (JRY)
Ditulis oleh redaksi
Minsel dan Mitra
Feb 25, 2010
MITRA – Kecelakaan maut terjadi Selasa (23/02) sekitar pukul 20.00 WITA di Ratatotok. Akibatnya nyawa Charles Lasut, warga Desa Ratatotok I tidak dapat diselamatkan dan meninggal dunia saat perawatan di RSU Kandou Malalayang, Rabu (24/02) sekitar pukul 21.00 WITA.
Peristiwa kecelakaan Selasa malam itu berawal ketika korban Charles Lasut yang juga keponakan dari Ketua Dekab Mitra Tonny Lasut, mengendarai motor dengan kecepatan tinggi dari Desa Ratatotok Timur menuju arah pantai, karena keadaan gelap motor korban oleng dan menabrak tiga remaja yaitu Anto Ticoalu (16) warga Desa Ratatotok I, Ariska Muntung (13) dan Marlin Malendis (15), keduanya warga Desa Ratatotok II.
Ketiga korban yang tertabrak ini juga dalam keadaan kritis dan saat ini masih dalam perawatan di RSU Kandou Malalayang. Pantauan beritamanado Kamis (25/02), di Mitra banyak pengendara motor masih berusia remaja bahkan banyak yang tidak menggunakan helm. (JRY)
Ditulis oleh redaksi
Berita Singkat, Minsel dan Mitra
Feb 16, 2010
AMURANG – Bupati Minahasa Selatan, Ramoy Markus Luntungan melakukan rolling jabatan di lingkub Pemkab Minsel, Senin (15/02). Bupati melantik sejumlah jabatan eselon II hingga eselon IV, termasuk yang dirolling Kadis PU, Ir John Senduk dimutasikan menjadi Kaban BP4K menggantikan Max Selang. Posisi baru Kadis PU dijabat Ir Harru Hermanus.
Menariknya, Senduk tidak hadir pada pelantikan tersebut. Menurut sumber kepada beritamanado, Selasa (16/02) pagi mengatakan, Senduk “ogah dilantik” menduduki jabatan Kaban BP4K dan saat pelantikan Senduk hanya berada di ruangan Wakil Bupati Ventje Tuela.
Bupati Ramoy Luntungan memberi waktu selama tiga hari kepada Senduk untuk dilantik, jika tidak bersedia maka posisi Kaban BP4K akan diberikan kepada orang lain. (JRY)
Ditulis oleh redaksi
Minsel dan Mitra
Feb 12, 2010
RATAHAN - Jika sebelumnya sebagian besar Anggota Dekab Mitra menolak logo pemulihan. Pantauan beritamanado, Jumat (12/02), terlihat banyak anggota dewan mulai menggunakan simbol logo pemulihan.
“Ternyata idealisme mereka mulai luntur,” sindir seorang warga di kantor DPRD Mitra. Fraksi PDI-Perjuangan menurut Ketua Fraksi Drs Tavif Watuseke mengatakan hingga kini fraksinya tetap menolak logo pemulihan yang diajukan Pemkab Mitra.
Watuseke menyesalkan sikap sebagian anggota dewan yang mulai lunak bahkan telah mensosialisasikan logo pemulihan melalui simbol-simbol burung merpati. (JRY
Ditulis oleh redaksi
Daerah, Minsel dan Mitra
Feb 1, 2010
Manado – Gedung Cengkeh alias Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut menyatakan persetujuanya mendukung langkah Pemerintah Provinsi (Pemperov) Sulut guna mempidanakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Tenggara (Mitra).
Hal ini ditegaskan James Sumendap salah satu legislator Sulut, akhir pekan lalu. “Kami telah menyetujui langkah Pemprov untuk mempidanakan Pemkab Mitra soal pergantian lambing,” tegas politisi partai PDI-P.
Ketika ditanyai alasan persetujuan tersebut, Sumendap menguraikan kebijakan Bupati Mitra dinilai menjadi penyulut kemarahan di tengah-tengah masyarakat Mitra yang berdampak langsung pada terganggunya stabilitas di daerah tersebut yang mengganggu stabilitas provinsi. Disisi lain Sumendap juga menegaskan bahwa Mitra termasuk dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), bukannya pemerintah kerajaan, oleh karenanya pelaksanaan otonomisasi masih dibawah pengontrolan Pemprov.
Sumendap juga mengkritik para legislator Mitra yang menyetujui perubahan lambang, menurutnya para legislator tersebut perlu masih perlu banyak belajar tentang regulasi aturan yang berlaku. Ia juga menyerukan kepada masyarakat Mitra yang tidak puas terhadap kinerja DPRD Mitra, silahkan melakukan Somasi terhadap mereka. (is)
Ditulis oleh redaksi
Minsel dan Mitra
Jan 30, 2010
AMURANG - Peringatan keras bagi pengguna jalan, selang Januari tercatat sudah tujuh nyawa melayang percuma di jalanan Minsel.
Kapolres Minsel, AKBP FX Surya Kumara melalui Kasat Reskrim, AKP Yusuf Baba, kepada media mengatakan, sepanjang Januari 2010 telah terjadi 8 kasus lakalantas yang mengakibatkan 7 korban meninggal dunia, 4 luka berat dan 3 lainnya luka ringan.
Diketahui, tahun 2009, Polres Minsel menangani 69 kasus lakalantas, diantaranya 57 korban meninggal dunia, luka berat 26 0rang dan luka ringan 43 orang dengan kerugian materi mencapai angka 493 juta rupiah. (JRY)