MK Kabulkan Gugatan TUNTAS di Minut, Tomohon Hitung Ulang

JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) menunda kemenangan yang diraih pasangan Partai Demokrat, Sompie Singal – Yulisa Baramuli (SBY) di Minahasa Utara dan pasangan Partai Golkar, Jefferson S.M Rumajar – Jimmy Eman di Kota Tomohon.

Sidang putusan MK, Kamis (02/09) malam, mengabulkan gugatan pasangan PDI-Perjuangan, Fransisca Tuwaidan – Willy Kumentas (TUNTAS), atas hasil Pemilukada Minut.

MK memerintahkan KPU Minut melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kecamatan Wori.

Sementara untuk Pemilukada Kota Tomohon, MK hanya mengabulkan sebagian gugatan dari pasangan Partai Demokrat dan PDI-Perjuangan, Sjennie L. Watoelangkouw – Jimmy Wewengkang.

MK memerintahkan KPU Tomohon melakukan perhitungan ulang di semua TPS di Kota Tomohon kecuali Kelurahan Wailan dilakukan coblos ulang dan hasilnya harus dilaporkan dalam waktu 60 hari.

Diketahui, hasil Pemilukada Kabupaten Minahasa Utara, 3 Agustus 2010, pasangan SBY mengungguli pasangan TUNTAS dengan selisih tidak sampai 2000 suara. Kecamatan Wori yang diperintahkan MK untuk dilakukan PSU, terdapat sekitar 10.000 suara pemilih.  (JRY)

Pemilukada Minsel Putaran II, 6 Oktober

Calon Partai Golkar, Tetty Paruntu - Sonny Tandayu (PANTAS)

Amurang - Setelah dinyatakan menang di  Mahkamah Konstitusi, KPU Minsel langsung melakukan rapat pleno dan  memutuskan pelaksanaan putaran ke-2 Pemilukada Minsel akan digelar  tanggal 6 Oktober 2010, yang nantinya akan diikuti dua pasangan calon,  Asiano Gamy Kawatu, SE MSi-Felly Estelita Runtuwene, SE (Pargab) dan  Christiany Eugenia Paruntu-Drs Sonny Frans Tandayu (Partai Golkar).  Meski begitu KPU Minsel baru akan memulai tahapan setelah rapat pleno. Ketua  Yurnie Sendow, SIP MSi melalui Humas Tomy Moga, SPi membenarkan putaran ke-2 Pemilukada Minsel akan digelar tanggal 6 Oktober.

Calon Pargab, Asiano Gemmy Kawatu - Felly Estelita Runtuwene (AGK-Fer)

Lanjut kata Moga, pertimbangan ini harus dilakukan karena takutnya akan kelewatan waktu. ‘’Semua anggota KPU Minsel termasuk pihak  sekretariat KPU  Minsel menyatakan siap dilaksanakan putaran kedua.  Hanya saja, disini menjadi pertanyaan apakah soal pendanaan Pemkab  Minsel juga siap,’’ jelas Moga dengan kata sedikit bertanya.

Terpisah,  Sekretaris KPU Minsel Drs Benny Lumingkewas mengatakan, Pemkab Minsel sudah siap menyalurkan dana sisa dan dana permintaan tambahan untuk  putaran ke-2. ‘’KPU Minsel telah memasukan LPJ dan usulan dana tambahan ke Pemkab Minsel sebagaimana konsekwensi untuk pelaksanaan putaran ke-2  Pemilukada Minsel. Kita tunggu saja kapan pencairannya, apalagi tahapannya sudah dimulai,’’ ungkap Lumingkewas yang juga mantan Kabag  Humas dan Protokol Setdakab Minsel ini. (IS)

Sekkot Tomohon ‘Diteror’

Tomohon – Aksi bernuansa teror terjadi di Kantor Walikota Tomohon yang terletak di bilangan Kelurahan Kolongan I Kecamatan Tomohon Tengah. Oknum misterius melakukan perusakan dengan memecahkan kaca jendela ruangan Kabag Ortal, Drs Daniel Pontonuwu, dan merusak beberapa aset Kantor Walikota lainnya seperti lampu taman.

Tak hanya itu, aksi yang diduga terjadi sekitar Minggu malam baru lalu juga ikut menyasar ruangan kerja Sekretaris Kota (Sekkot) Tomohon, dengan melempar telur busuk ke dalam ruangan. Kejadian ini baru diketahui Senin (30/08/10) pagi kemarin, saat para PNS berdatangan ke Kantor Walikota tersebut.

“Torang kage, pas sampe kantor lia tu kaca so pica kong pa Pak Sek (Sekkot, red) pe ruangan banya telur busuk,” aku salah satu PNS Pemkot kemarin. Pantauan Media Sulut, kondisi tersebut tak pelak membuat heboh kalangan PNS Tomohon.

Pemkot Tomohon sendiri langsung mengambil langkah hukum dengan melaporkan aksi pengrusakan tersebut ke pihak Polres. “Ya, ini sudah kita laporkan ke Polres,” aku Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Satpol-PP Tomohon, Harry Simbar.

Sementara itu, sejumlah tokoh masyarakat Kota Bunga langsung bereaksi pasca peristiswa pengrusakan tersebut. Ketua Dewan Reformasi Pembangunan Kota Tomohon (DRPKT) Ibrahim Ratulangi Tular, mengutuk keras aksi tersebut. “Kami minta pihak Polres Tomohon untuk mengusut tuntas siapa pelaku pengrusakan ini. Karena, aksi seperti ini dapat memicu resistensi di kalangan masyarakat,” tegas Tular.

Di sisi lain, Tular menilai jika pelaku pengrusakan terkesan sengaja melakukan hal itu untuk memprovokasi masyarakat. “Siapapun pelakunya, yang pasti tidak menginginkan kebaikan untuk masyarakat Tomohon. Sayang sekali, jika ada oknum yang sengaja merusak aset bangunan pemerintah, apalagi jika dilakukan secara sadar,” tandasnya. (IS)

Kaukus Totabuan Tengahi Kisruh Smansa

Para Siswa Saat Bentangkan Spanduk Protesnya Terhadap Kepsek SMA Negeri 1 Kotamobagu

KOTAMOBAGU – Setelah lama menjadi polemik, akhirnya ada titik terang melerai konflik yang melibatkan guru-guru dan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kotamobagu (Smansa). Dimana hasil pertemuan anggota Deprov Sulut yang tergabung dalam kaukus Totabuan merekom Rosdiana Mokodompit agar dicopot sebagai kepsek.

Penyampaian itu setelah, kaukus ini mendengar aspirasi dari guru, orang tua siswa dan murid. “Kami harus mengeluarkan rekomendasi sifatnya syarat kepada gubernur dan walikota agar memberhentikan kepsek SMA Negeri 1 Kotamobagu (Rosdiana Mokodompit,red),” kata Benny Ramdhani didampingi Fidel Damopolii, Sunardi Sumantha, Anton Mamonto dan Hi Sudirman Hasan didepan pertemuan disalah satu gedung sekolah kenamaan tersebut.

Dalam pertemuan itu pula, Brani sapaan Benny memberikan waktu kepada inspektorat wilayah Sulut segera mengudit sekolah tersebut sebagaimana tuntutan para guru. “Hasilnya dalam sepekan ini harus kami terima, agar kami bisa mempublikasikannya ke publik,” ujar politisi PDIP itu.

Sekretaris Diknas Provinsi Sulut, Drs Tarwowor Msi hadir dalam pertemuan tersebut mengaku prihatin atas peristiwa menimpa Smansa hingga mengakibatkan proses belajar mengajar bagi siswa-siswanya harus terbengkalai.

“Kami mengaku lalai memberikan memberikan pembinaan dan peristiwa ini mencoreng wajah dunia pendidikan di Sulut,” tegas Tarwowor.

Perda Miras Lahir di Kotamobagu

TOLAK : HMI Cabang Bolmong gelar demo tolak perda miras dilahirkan, demo dilakukan sesaat paripurna berlangsung. Nampak Ishak Sugeha dan Jusran Mokolanot (membelakangi kamera) menyambut kedatangan para aktivis hijau hitam ini.

KOTAMOBAGU – Untuk pertama kalinya di Provinsi Sulut, Peraturan Daerah tentang minuman beralkohol atau minuman keras dilahirkan di Kota Kotamobagu. Senin (30/08/10) DPRD Kotamobagu mengesahkan perda tersebut melalui sidang paripurna.

“Ini adalah produk hukum pertama dilahirkan oleh dewan,” kata ketua DPRD Kotamobagu, Rustam Siahaan yang memimpin jalannya sidang. Selain itu, ada lima perda lainnya ditetapkan bersamaan, antaranya perda Pembentukan Badan Anti Narkoba, Perda BIPPK, Perda Penanggulangan Bencana dan Perda pengalihan status desa persiapan Desa Toludan dan Desa Tampoan menjadi desa definitif.

Ketua Badan Legislasi, Ishak Sugeha mengatakan, lahirnya perda miras merupakan hasil kajian secara matang dari legislator. Lahirnya  perda ini juga, merupakan penantian panjang masyarakat selama ini yang menginginkan perda tersebut ditetapkan.

“Adanya perda maka ada kewenangan hukum bagi aparat melakukan penertiban miras di Kotamobagu,” kata Ishak. “kelak, kedepan Kotamobagu akan menjadi kota tanpa alkohol,”

Walikota Kotamobagu Drs Djelantik Mokodompit menyambut baik lahirnya berbagai produk hukum dari legislatif. Utamanya perda miras. Meski begitu, walikota mengisaratkan agar perda tersebut bersifat lunak.

“Ada standar kondisi, dimana minuman beralkohol berlabel sesuai ketentuan Menteri Perdagangan sebenarnya mudah diawasi kalau hanya di Kotamobagu,” ujar walikota dalam sambutannya.

Pemkot Tomohon Minta 50 Kuota CPNS Lulusan SMA dan SMK

TOMOHON – Rekruitmen CPNS Pemkot Tomohon dimulai pertengahan Oktober nanti. Pemkot Tomohon mengajukan permintaan tambahan ke Menpan-RB sebanyak 50 kursi untuk formasi khusus lulusan SMA dan SMK, melengkapi 214 kuota yang telah ditetapkan sebelumnya.

Kepala BKD Kota Tomohon, Drs Alex Uguy MSc kepada media, Selasa (31/08) mengatakan, permintaan tambahan kuota 50 kursi diperkirakan tidak akan disetujui semua berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya.

“Kami meminta pemerintah pusat menambah kuota untuk mengakomodir lulusan SMA dan SMK,” ujar Uguy.

Pemilukada Minsel, MK Tolak Gugatan LINGKAR

JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK), Senin (30/08) sore, memutuskan menolak gugatan selisih suara Pemilukada Minahasa Selatan oleh penggugat pasangan Farry Freyke Liwe – Frangky Wongkar (LINGKAR) yang diusung PDI-Perjuangan.

Ketua KPU Minsel, Yurnie Sendow kepada media mengatakan, alasan MK menolak gugatan pasangan Lingkar karena gugatan yang tidak mendasar dan tidak substansial serta tidak ada laporan kecurangan dari Panwas.

“Gugatannya lemah, tidak ada yang substansi,” jelas Sendow.

Atas hasil putusan MK ini, KPU Minsel tetap melaksanakan tahapan pencoblosan tahap kedua dengan menampilkan calon Partai Golkar, pasangan Tetty Paruntu – Sonny Tandayu (PANTAS) dan calon gabungan partai, pasangan Asiano Gemmy Kawatu – Felly Estelita Runtuwene (AGK-Fer).

240 Formasi CPNS Pemkab Mitra

MITRA – Tahun 2010 ini, pemerintah pusat melalui Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), akan melakukan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) serentak, bulan Oktober mendatang.

Sementara untuk Pemkab Minahasa Tenggara, menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat (BKDD), Drs Robby Ngongoloy, Pemkab Mitra telah memasukkan formasi 240 CPNS ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Menpan-RB.

“Kami telah masukkan formasi ke BKN, juga diusahakan lulusan SMA dan SMK diakomodir” ujar Robby kepada wartawan.

Golkar Survey RML dan VAP Untuk Pemilukada Bitung

Kota Bitung akan Gelar Pemilukada, Desember 2010 (Foto BM)

BITUNG - Setelah tidak diakomodir sebagai peserta Pemilukada Sulut, mantan Bupati Minahasa Utara, Vonnie Anneke Panambunan masuk kandidat Partai Golkar sebagai calon Walikota Bitung.

Sumber dari DPD I PG Sulut kepada beritamanado, Sabtu (28/08), membenarkan Vonnie direstui bergabung dengan beberapa kandidat untuk disurvey. Nama-nama calon Walikota Bitung dari Partai Golkar akan diumumkan dalam waktu dekat.

Hal ini juga diakui Ketua DPD II PG Kota Bitung, Babby Palar SH MAP, kepada wartawan. Menurut Palar. Bakal calon Walikota Bitung terdiri dari 13 nama termasuk Ramoy Markus Luntungan dan Vonnie Panambunan.

“Calon dari PG akan diumumkan paling lambat 1 September dan Vonnie Panambunan adalah salah-satu yang akan disurvey,” jelas Palar.

Luntungan dan Mantiri Bersaing di PDI-Perjuangan

RML Dijagokan PDI-Perjuangan di Pemilukada Bitung (Foto BM)

BITUNG - Incumbent Hanny Sondakh resmi diusung PKPI dan beberapa partai pendukung sebagai calon Walikota Bitung. PDI-Perjuangan melalui rapat khusus DPC hingga ranting, Selasa-Rabu (24-25/08), mengusung pasangan Ir Maurits Mantiri – Joundries Kansil SH di Pemilukada Bitung, Desember mendatang.

“Sebagian besar kader menginginkan pasangan ini maka perlu diapresiasi pimpinan,” ujar Sekretaris DPD PDI-Perjuangan Kota Bitung, Aldo Ratungalo SE.

Namun Aldo mengatakan, proses penjaringan tetap melibatkan DPD dan keputusan akhir ada ditangan DPP PDI-Perjuangan.

Wacana lain yang berkembang, mantan Bupati Minahasa Selatan, Ramoy Markus Luntungan (RML), digadang-gadang dimajukan partai berlambang banteng moncong putih ini.

“RML pantas diusung PDI-Perjuangan. Pengalaman memimpin dan memajukan Minsel menjadi modal utama apalagi beliau adalah salah-satu birokrat sejati Sulawesi Utara,” ujar Din Tumbel, warga Girian kepada beritamanado, Rabu (25/08) pagi.

Sumber pengurus PDI-Perjuangan mengisyaratkan RML dan Mantiri berpeluang sama diusung di Pemilukada Kota Bitung mendatang.  (JRY)

IKLAN

Dibaca lebih banyak orang setiap hari dari seluruh dunia! Tepat untuk promosikan usaha anda!
Iklan dan Promosi hubungi kami melalui form isian, klik disini


Log in - Hosted by Tadulako Hosting and design by WebManado.com