Penulis: ayk | 18/05/2012.
Bitung—Alokasi anggaran pengadaan perahu di Dinas Perawisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bitung belum juga digunakan hingga saat ini. Pihak Diparbud sendiri mengaku, anggaran tersebut masih disimpan karena anggarannya hanya cukup untuk pengadaan perahu tanpa ada dana tambahan operasional dan perawatan.
“Hingga saat ini dana tersebut masih kami simpan karena hanya cukup untuk pengadaan perahu saja, sedangkan dana untuk operasional dan perawatan tidak ada,” kata Kadisparbud, Beny Lontoh.
Lontoh sendiri mengaku, pengadaan kapal tersebut diperuntukkan melakukan pengawasan di sejumlah titik wisata. Seperti lokasi penyelaman dan objek-objek wisata yang ada di bibir pantai Kota Bitung.
“Termasuk juga mengangkat sampah-sampah di Selat Lembeh, karena sudah ada keluhan dari para penyelam. Tapi sayang anggaran yang diberikan hanya cukup untuk membeli perahu tanpa ada dana tambahan,” ujar Lontoh.
Ia sendiri berharap di APBD Perubahan ada tambahan anggaran agar pihaknya bisa segera membeli perahu. “Kami akan mengusulkan di APBD Perubahan agar ada tambahan anggaran operasional dan perawatan karena tanpa anggaran tambahan pengadaan perahu akan sia-sia sehingga rusak percuma,” katanya.(en)
Tags: beny lontoh, dinas parawisata dan kebudayaan bitung, Disparbud bitung, parawisata bitung, pulau lembeh, selat lembeh
sinyo
20/05/2012 at 12:29
Salut untuk pak benny yang cerdas dalam menggunakan anggaran, harusnya ini diteladani pejabat lain. Jangan karena hanya mengejar pujian kemudian menggunakan anggaran yg akhirnya mubasir, sukses pak benny