Penulis: redaksi | 19/03/2012.

Meiva Lintang STh menjelaskan kepada wartawan sore tadi (foto beritamanado)
MANADO – Ketua DPRD Sulut Meiva Salindeho-Lintang STh mengaku kecewa atas ketidakhadiran Rektor Unsrat pada hearing di DPRD Sulut yang dijadwalkan pukul 11.00 WITA siang tadi. Justru secara pribadi Meiva memberikan apresiasi kepada Tim 10 yang dipimpin Flora Kalalo atas keberanian menyampaikan aspirasi dan memenuhi undangan pihak DPRD Sulut.
“Kami kecewa karena sudah kesekiankalinya pihak Rektorat tak hadir. Secara pribadi saya bangga dengan Dr Flora Kalalo dalam hal keberaniannya untuk menyapaikan aspirasi dan keberaniannya untuk datang ketika diundang oleh lembaga ini,” tutur Meiva kepada sejumlah wartawan usai aksi demonstrasi pendukung Rektor Donald Rumokoy.
Lanjut Meiva, undangan kepada Rektor Rumokoy untuk klarifikasi hasil kunjungan DPRD Sulut beberapa waktu lalu ke Kemendiknas yang hasilnya memiliki banyak perbedaan dengan pernyataan Rumokoy sebelumnya. Terkait aspirasi Tim 10 menurut Meiva merupakan hak setiap warga negara serta kewajiban dewan untuk menerima aspirasi.
Jika pihak Rektorat mangkir hadir, lain halnya dengan Tim 10. Kelompok yang dinilai pemberani ini hadir memenuhi undangan untuk hearing bersama DPRD Sulut pada pukul 14.00 WITA. (jerry)
Tags: dprd sulut, Flora Kalalo, Meiva Salindeho Lintang STh
chris
20/03/2012 at 12:24
panako dia.. cuman jago pake utusan
Aristoteles
20/03/2012 at 17:23
Kalo panako nda mo datang di hearing pertama, ngana itu biongo….