Home » Berita Utama » Liando: Penetapan CNR Terlalu Dini

Liando: Penetapan CNR Terlalu Dini

Penulis: gn | 17/02/2012.

CNR Liando: Penetapan CNR Terlalu Dini

Careig N Runtu.

Manado – Penetapan atau sebagai calon tetap Golkar untuk bertarung dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten mendapat tanggapan dari berbagai pihak. kali ini pengamat politik dan pemerintahan DR. . Kepada beritamanado Liando mengatakan bahwa ditetapkannya CNR sebagai calon bupati dari partai Golkar karena tidak ada alternatif lain lagi.

“Kelihatan Golkar tidak ada alternatif lain, hal itu di sebabkan tak ada kader lain yg lebih baik dari CNR, meskipun harus di akui CNR bukan berati tanpa kelemahan. Dari sekian apel yg tak layak makan, tapi masih ada satu yg bisa di makan dari pada tidak makan sama sekali,”kata Liando.

Dijelaskannya bahwa Golkar Minahasa memilih dan menetapkan CNR dari pada tidak sam sekali, dan kekuatan seoarng Vreke juga masih cukup diperhitungkan di Minahasa. “Dari pada tak ada yg di calonkan, maka calonkan saja siapa yg bisa. Kedua, power ayahnya yang merupakan ketua Golkar Sulut membuat CNR begitu leluasa dan mudah mendapat tiket PG,” lanjut akademisi ini.

“Tapi sesuatu yang didapat dangan mudah, biasanya menemui kesulitan di kemudian hari. Golkar sebetulnya jgn terlalu terbiasa mendewakan hasil . padahal sering tidak valid. Bisa saja sampel yg diambil tidak tersebar dan menyeluruh hanya berpatokan pada sekelompok orang yg kebetulan sebagai pendukung. Kemudian waktu belumlah tepat sebab CNR belum punya pasangan. Bisa saja hasil turun jauh, karena ketidak senangan publik atas pasangan yg di pilih,” lagi jelas Liando.

“Namun harus diakui CNR tetap berpeluang. Paling tidak ada 4 kekuatan yg ia miliki. 1. Network politiknya bagus. Ia punya PG sebagai mesin politik sampai ke desa dan kekuatan birokrat yg tak kalah kuatnya dgn jaringan partai. 2. Kuat dari aspek finansial. Lamahnya keluarga ini berkuasa, secara otomatis sangat mempengaruhi kekuatan finansial. 3. Popularitas. Kebesaran dan popularita pasti akan turun ke CNR. Mengenal ayahnya, pasti mengenal anaknya.  Meski dengan kekuatan ini, bukan berati CNR tanpa tantangan. Paling tidaak kekalahan PG di dan harus dijadikan pelajaran, salah satu penyebab adalah kejenuhan,” tutup Doktor alumnus Universitas Padjadjaran ini.(gn)

 

Tags: , , , , , , , ,

Share and Enjoy

Google1Google

6 Responses to Liando: Penetapan CNR Terlalu Dini

  1. mervie

    17/02/2012 at 14:07

    Setuju mener…

  2. joel

    17/02/2012 at 19:21

    Harusnya nama kabupaten Minahasa diganti dg kerajaan Minahasa…bpk habis masa jabatan, anaknya yg dicalonkan…apa so nda ada org laeng yg berpotensi utk menjabat bupati…?

  3. bayar itu hutang

    18/02/2012 at 06:45

    Siap2 golkar kalah,dgn pst kalah.. So salah besar golkar se maju ini cnr,kasiang!

  4. Samad

    18/02/2012 at 09:31

    Heranleh nda belajar dari kasus didimoha….

  5. yuri

    18/02/2012 at 14:13

    sekali lagi mari kita mantapkan barisan utk CNR….kalaupun ada perbedaan pendapat…itu hal biasa..ngoni p hak kita p klom…

  6. sos

    18/02/2012 at 19:27

    @ yuri : 17 agustus masih jauh latihan baris-berbaris nanti klo somo dekat agustus, CNR leh ada suruh pa ngoni tu nda war-war………..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>