BeritaManado.com

Bawa Ikan Mentah Harus Dilengkapi Dokumen?

December 08
20:00 2013
Bandara Internasional Sam Ratulangi (foto ist)

Bandara Internasional Sam Ratulangi (foto ist)

Bitung – Petugas Karantina Bandara Sam Ratulangi Manado dianggap mencari-cari kesalahan dalam menjalankan tugas. Buktinya, Sabtu (7/12/3) lalu sejumlah penumpang pesawat Lion Air tujuan Jakarta dibingungkan dengan tindakan salah satu petugas Karantina bandara bernama Meyli Lumingkewas yang meminta dokumen kepada salah satu penumpang Yappi Letto yang membawa ikan mentah untuk oleh-oleh.

“Setelah bagasi dalam kemasan sterofoam melewati metal detector, petugas badara langsung mendekati dan menanyakan apa isi bagasi tersebut. Saya jawab ikan mentah dan ia meminta dokumen dari Karantina,” kata Letto, Minggu (8/12/13).

Karena tak memiliki dokumen, ikan mentah yang telah dipak rapat ditahan oleh petugas Karantina dengan alasan harus ada dokumen baru bisa dibawa. Otomatis saja, tindakan petugas tersebut membuat bingung Letto dan penumpang lainnya karena sebelumnya aturan soal dokumen jika membawa ikan mentah tidak pernah diberlakukan.

“Saya jadi bingung karena beberapa hari sebelumnya ada yang berangkat membawa ikan mentah tapi tidak ditahan. Tapi sekarang malah dimintai dokumen jika membawa ikan mentah,” katanya.

Tindakan petugas Karantina tersebut juga mendapat pertanyaan dari penumpang lain. Dan menganggap petugas Karantina hanya mencari-cari keselahan karena ikan yang dibawa adalah ikan mentah serta sudah mati.

“Kalau ikan masih hidup kami dapat memahaminya harus menggunakan dokumen tapi ini ikan sudah mati tapi tetap dimintai dokumen,” kata Meilan Rumuat.(abinenobm)

 

 

 

 

2 Comments

  1. John July 08, 07:52

    Pada tanggal 25 Juni istri saya juga di persulit oleh Security bandara Tanjung pandang Belitung, Bawak ikan segar harus ijin karantina? Benar2 tidak masuk akal, ikan yang sudah mati yg akan di masak di wajan, bukan ikan hidup yang akan di pelihara di aquarium, ikan hidup memang harus di cegah karena takut membawa patogen atau virus masuk ke daerah lain, akan menyebarkan penyakit ke daerah lain, istri saya dalam 1 bulan 3 kali ke Jakarta, tiap kali ke Jakarta pasti Bawak ikan segar, di Jakarta sulit cari ikan. Mohon dari dinas perhubungan agar Security mempersulit masyarakat di pecat dan tolong jangan bikin aturan yg aneh2 tidak boleh Bawak ikan segar untuk di konsumsi sendiri,

    Reply to this comment
  2. Jackson December 08, 21:31

    Saya juga pernah mengalaminya, hanya bedanya diajak masuk kedalam ruangan kecil disamping alat XRay dan diminta uang jika ikan dalam stereo foam mau tetap dibawa berangkat. Cukup dengan 50.000 ikan bisa lolos…

    Reply to this comment

Write a Comment